Indef Curigai Ada Permainan Dana Pensiun PNS

Selasa, 20 Mei 2014 - 13:22 WIB
Indef Curigai Ada Permainan...
Indef Curigai Ada Permainan Dana Pensiun PNS
A A A
JAKARTA - Pengamat ekonomi dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Enny Sri Hartaty menyangsikan ada permainan di balik pengalokasian dana pensiun Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Pasalnya, selama ini tidak pernah ada data transparansi berapa dana yang dikeluarkan setiap tahun untuk pensiun PNS. Selain itu, Enny juga mencurigai penempatan dana pensiun PNS yang jumlahnya hampir mencapai Rp40 triliun.

Itu jelas jumlah yang cukup bombastis. Bahkan jika diinvestasikan saja, dana tersebut sudah pasti tumbuh banyak. "Jangankan investasi, deposito saja pasti ada peningkatan jumlah. Mestinya anggaran pensiun tidak meningkat terus karena ada tambahan itu. Karena tidak ada transparansi, kita jadi menduga-duga dan mencurigai," terangnya di Jakarta, Selasa (20/5/2014).

Dia mengaku tidak pernah tahu bagaimana cara pemerintah dalam mengelola dana pensiun selama ini. Akibatnya, anggaran APBN setiap tahunnya untuk pensiun juga tidak jelas.

"Selama ini kita tidak pernah tahu pengelolaan dana pensiun. Siapa yang selama ini bertanggung jawab. Dari APBN belum tahu berapa riilnya. Berapa dana APBN. Tidak ada laporan inevstasi kemana, penempatan seperti apa. Untuk investasi apa disimpan? Berapa disisihkan dan dikeluarkan? Mengendap berapa yang produktif?" tutur Enny.

Untuk mengurangi dana pensiun ini, Enny menyarankan agar pejabat adhock tidak diberi pensiunan. Hal ini sangat memberatkan negara dalam anggaran. Anggaran belanja pegawai lebih dari 20% APBN.

"Kebijakan untuk mengevaluasi pemberian pensiun adhock bukan PNS seperti anggota DPR dan anggota komisi-komisi itu," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
10 Provinsi di Indonesia...
10 Provinsi di Indonesia dengan Jumlah PNS Terbanyak
Kendala e-Materai, Pendaftaran...
Kendala e-Materai, Pendaftaran Seleksi CPNS 2024 Diperpanjang
10 Provinsi dengan Jumlah...
10 Provinsi dengan Jumlah PNS Terbanyak, Nomor 1 Bukan Jakarta
4 Perbedaan PNS Pusat...
4 Perbedaan PNS Pusat dan Daerah, Gajinya Besaran Mana?
Kenaikan Tunjangan Kinerja...
Kenaikan Tunjangan Kinerja PNS Tuai Kontra Pegawai Swasta
Kabar Gembira! Lowongan...
Kabar Gembira! Lowongan Ribuan PNS Bakal Dibuka di Daerah
Berita Terkini
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
23 menit yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
1 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
1 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
2 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
3 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
4 jam yang lalu
Infografis
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved