Mentan Kaji Sektor yang Layak Dipangkas Anggarannya

Rabu, 21 Mei 2014 - 15:07 WIB
Mentan Kaji Sektor yang...
Mentan Kaji Sektor yang Layak Dipangkas Anggarannya
A A A
JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah menerapkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2014 tentang Langkah-Langkah Penghematan dan Pemotongan Belanja Kementerian atau Lembaga Dalam Rangka Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2014.

Salah satu kementerian yang terkena pemotongan tersebut yaitu Kementerian Pertanian sebesar Rp4,42 triliun dari anggaran semula sebesar Rp15,4 triliun.

Menanggapi pemotongan ini, Menteri Pertanian Suswono mengatakan, pihaknya tengah mengkaji dan memantau pos biaya mana yang akan bisa dikurangi anggarannya.

"Itu karena sudah jadi Inpres, kita akan sisir mana yang secara substansial enggak berpengaruh," ujarnya di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Rabu (21/5/2014).

Menurutnya, pos biaya kementerian yang kemungkinan bisa diturunkan besaran anggarannya sebagai tindak lanjut keluarnya Inpres ini yaitu biaya perjalanan dan biaya pelatihan.

"Biasa, yang sangat jelas bisa disisir di sini adalah perjalanan, kaitannya dengan pelatihan. Nanti diupayakan, yang sangat esensial kita utamakan," lanjutnya.

Selain itu, agar kinerja kementerian tidak terganggu dampak pemangkasan ini, maka diperlukan peningkatan produkstivitas dari para pegawai yang bekerja di kementerian tersebut.

"Peningkatan produktivitas. Kalau tidak direalisasikan akan ganggu produktivitas. Yang jelas tanggung renteng semua kementerian," tandasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
DPR Sesalkan Pemotongan...
DPR Sesalkan Pemotongan Anggaran di Lingkup Kementan
Awal Juli, Realisasi...
Awal Juli, Realisasi Anggaran Kementan Sudah Capai Rp6,189 Triliun
Komisi IV DPR RI Minta...
Komisi IV DPR RI Minta Anggaran Kementerian Pertanian Ditambah
Mentan Minta Tambahan...
Mentan Minta Tambahan Anggaran Rp10 Triliun
Tok!, Kementan Kantongi...
Tok!, Kementan Kantongi Rp21,83 Triliun untuk Tahun Depan Disetujui DPR
Jokowi Minta Para Menteri...
Jokowi Minta Para Menteri Tiru Kementerian PUPR, Belanja Anggaran di Awal Tahun
Berita Terkini
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
19 menit yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
35 menit yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
1 jam yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
1 jam yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
1 jam yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
2 jam yang lalu
Infografis
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved