Realisasi kredit Pegadaian Manado Baru Capai 46%

Sabtu, 24 Mei 2014 - 16:29 WIB
Realisasi kredit Pegadaian...
Realisasi kredit Pegadaian Manado Baru Capai 46%
A A A
MANADO - Kinerja keuangan PT Pegadaian (Persero) Tbk Kantor Wilayah (Kanwil) V Manado pada kuartal I/2014 mengalami penurunan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Penyebabnya tak lain karena harga emas yang cenderung fluktuatif.

Menurutnya Pimpinan Kanwil V Manado Marshal Aritonang, hal ini karena dilihat perbandingan di kuartal I/2013, terjadi penurunan. Emas di triwulan I/2013 Februari masih Rp400.000-Rp500.000 per gram, secara kinerja Pegadaian mengalami penurunan.

Penurunan kinerja membuat pihaknya cenderung konservatif dan akan melakukan strategi jemput bola untuk memasarkan produk. Yakni mendekati komunitas, apakah itu reliji, profesional, dan lainnya. Reliji itu meliputi tokoh-tokoh agama, dan komunitas profesional menyangkut, tenaga pengajar, dan bidang pemerintahan lainnya.

"Dengan hal ini, kami optimis capai target penjualan ataupun pemasaran produk lainnya. Sebab Pegadaian itu betul-betul mengatasi masalah dan tidak muluk-muluk. Contoh, orang kesulitan uang bisa gadaiakan barang, dan orang yang kelebihan uang, Pegadaian adalah tempat investasi yang menggiurkan," terang Aritonang di Manado, Sabtu (24/5/2014).

Tak hanya itu, saat ini juga Pegadaian telah serius menggarap pelayanan Multi Pembayaran Online (MPO). MPO ini Pegadaian siap menerima pembayaran rekening listrik, telepon seluler, pembayaran langganan TV, dll.

Bisnis MPO ini diyakini akan sukses menyusul bisnis utama Pegadaian sebagai penyedia jasa keuangan mikro dan kecil. Dengan dukungan hampir 58 cabang menanungi 327 outlet wilayah kerja Pegadaian Kanwil V Manado yang tersebar di seluruh wilayah Sulut, Gorontalo, Sulteng, Malut, Papua, dan Papua Barat, menjadikan Pegadaian sangat dekat dengan masyarakat dan diyakini hal ini akan menjadi keunggulan Pegadaian dalam menggeluti bisnis MPO dan lainnya.

"Dari 327 outlet ini, semester II tahun ini akan ditambah 1 hingga 2 outlet di wilayah Papua, Sulteng, dan Gorontalo. 3 provinsi lainnya kami lihat sudah lebih dari cukup," ujar Aritonang.

Dengan bisnis MPO ini Pegadaian berusaha membidik masyarakat yang sebelumnya tidak mengenal Pegadaian untuk bisa bertransaksi di Pegadaian dan dapat mengenal lebih lanjut produk-produk Pegadaian yang lain. "Jadi untuk bayar listrik atau beli pulsa, cukup ke Pegadaian saja," jelas Aritonang.

Target pendapatan Pegadaian tahun, ini masih mengandalkan gadai, sebab kata Aritonang, 95% dari semua capaian itu disumbang oleh jasa gadai diikuti bisnis lainnya. Realisasi kredit (semua produk) kuartal I 2014 sebesar Rp3,38 triliun, outstanding Rp6,43 miliar, dan target tahun ini Rp7,3 triliun, dan sudah tercapai 46% dari total target.

"Sementara untuk, laba kami 2014 Rp280 miliar, 2013 Rp203 miliar, aset di 2014 Rp2,2 triliun terjadi penurunan tipis dijika dibandingkan 2013 yakni Rp2,4 triliun," jelas Aritonang.

Deputi Pinwil Bidang Bisnis Pegadaian V Manado Agus Pramono menambahkan, perseroan masih masih mengandalkan lini bisnis utama yakni gadai untuk mengejar target pendapatan. Sedangkan lini bisnis lainnya berdasarkan inovasi yang mendukung gadai.

"Makanya saat ini kami telah melakukan reorganinasi, dengan meningkatkan status kepala cabang menjadi deputi sekaligus memberi mereke wewenang untuk mencapai target masing-masing," jelas Pramono.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Perluas Akses Pembiayaan...
Perluas Akses Pembiayaan untuk Sektor Alih Daya, Pegadaian dan ABADI Kolaborasi Strategis
Cuan Gede Tanpa Potongan!...
Cuan Gede Tanpa Potongan! Investasi Emas di Pegadaian Bebas PPh 22
Sinergi Pegadaian dan...
Sinergi Pegadaian dan UI Lahirkan Ruang Kreatif untuk Masa Depan
Inovasi Emas Pegadaian...
Inovasi Emas Pegadaian Buahkan Hasil: Layanan Bank Emas Cetak Kinerja Gemilang
Daftar Harga Gadai BPKB...
Daftar Harga Gadai BPKB Motor di Pegadaian, Lengkap dengan Syarat dan Caranya
Rayakan HUT ke 120,...
Rayakan HUT ke 120, Pegadaian Fokus Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat
Berita Terkini
Rupiah Sentuh Rp17.963,...
Rupiah Sentuh Rp17.963, Hari Ini Berakhir Sedikit Menguat Lawan Dolar AS
20 menit yang lalu
Purbaya Minta DJPb Monitor...
Purbaya Minta DJPb Monitor 3 Program Prioritas Termasuk MBG
50 menit yang lalu
IHSG Ditutup Meroket...
IHSG Ditutup Meroket 2,28% Sentuh Level 5.875, Ada 520 Saham Menghijau
1 jam yang lalu
Kantongi Restu OJK,...
Kantongi Restu OJK, Dua Pemegang Saham Utama CASH Siap Kawal Rights Issue Rp237,2 Miliar
1 jam yang lalu
Purbaya Tepis Kabar...
Purbaya Tepis Kabar Disebut Incar Influencer dan Toko Online: Tegaskan Pajak Demi Keadilan
2 jam yang lalu
Aplikasi Strava Kena...
Aplikasi Strava Kena Pajak 11%, DJP: Hanya Untuk yang Berlangganan
2 jam yang lalu
Infografis
Deretan Pasal Kontroversial...
Deretan Pasal Kontroversial dalam KUHP Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved