Tren Pelemahan Rupiah Masih Berlanjut

Senin, 26 Mei 2014 - 09:05 WIB
Tren Pelemahan Rupiah...
Tren Pelemahan Rupiah Masih Berlanjut
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari diperkirakan masih dalam tren pelemahan, dan berpotensu melanjutkan koreksi yang terjadi pada akhir pekan lalu.

Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada mengatakan, turunnya yuan setelah dirilisnya data CB leading economic yang dibarengi dengan pelemahan euro setelah pelaku pasar merespon negatif melambatnya data ekonomi Jerman memberikan imbas negatif pada laju nilai tukar rupiah.

"Akibatnya, laju rupiah masih berada di zona merah. Melemahnya euro juga disebabkan sikap menahan diri pelaku pasar jelang pemilu untuk parlemen Uni Eropa," kata dia dalam ristenya, Senin (26/5/2014).

Di sisi lain, pelemahan rupiah juga terimbas dari melemahnya dolar Australias dengan rilis penilaian akan cenderung melemahnya nilai dolar Australia pada tahun ini. Dengan pelemahan tersebut membuat mata uang USD berbalik positif dan berimbas negatif bagi laju rupiah.

"Laju rupiah di bawah level support Rp11.528. Rupiah berada dalam kisaran Rp11.580-11.525 berdasarkan kurs tengah BI (Bank Indonesia)," ujar dia.

Rupiah pada akhir pekan lalu ditutup loyo. Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.560 per USD atau merosot 45 poin dibanding penutupan Rabu (21/5/2014) di level Rp11.515 per USD.

Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg pada sore akhir pekan lalu pada level Rp11.615 per USD. Posisi ini melemah 85 poin dibanding penutupan hari sebelumnya pada level Rp11.531 per USD.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
MengEmaskan Indonesia,...
MengEmaskan Indonesia, Wamenaker Jadi Saksi Keunggulan Manajerial Pegadaian
4 jam yang lalu
Produksi CPO RI Capai...
Produksi CPO RI Capai 53 Juta Ton, Hilirisasi Sawit Perlu Dipercepat
6 jam yang lalu
Tinggalkan Jas dan Dasi,...
Tinggalkan Jas dan Dasi, Pekerja Kantoran di Jepang Boleh Pakai Celana Pendek dan Kaus Oblong
6 jam yang lalu
BI: Penyerapan Tenaga...
BI: Penyerapan Tenaga Kerja RI Melambat di Triwulan II 2026
6 jam yang lalu
JTrust Bank Gandeng...
JTrust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko Dukung Pembinaan Atlet Nasional
7 jam yang lalu
Ekonom Beberkan Utang...
Ekonom Beberkan Utang Pemerintah Indonesia, Nilainya Tembus Segini
7 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved