Penerbitan Surat Utang Baru Mencapai Rp209,48 T

Senin, 26 Mei 2014 - 12:50 WIB
Penerbitan Surat Utang...
Penerbitan Surat Utang Baru Mencapai Rp209,48 T
A A A
JAKARTA - Pemerintah dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2014, menargetkan penerbitan surat utang sebesar Rp370 triliun. Namun, hingga kini penerbitan surat utang tersebut baru tercapai 59,27% atau Rp209,48 triliun.

Untuk memenuhi target tersebut, Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang (DJPU) Kementerian Keuangan (Kemenkeu), akan menerbitkan beberapa jenis surat utang.

"Untuk waktu yang paling dekat, kami akan menerbitkan ORI011. Itu diterbitkan antara September-Oktober 2014," ujar Dirjen Pengelolaan Utang Kemenkeu Robert Pakpahan di kantor Kemenkeu, Senin (26/5/2014).

Selain itu, pihaknya juga akan menerbitkan beberapa produk dalam nilai valuta asing (valas)l. Di antaranya Euro Bonds, Samurai Bonds, Global Sukuk USD, dan valas yang akan dipasarkan ke domestik.

Dia beralasan, penerbitan dalam euro dilakukan dengan pertimbangan likuiditas euro dinilai lebih tinggi. Sementara Dolar Amerika, dinilai lebih rawan dengan situasi di negara asalnya.

"Selama ini kan global USD banyakan investor di Amerika Serikat. Sehingga kalau ada gonjang-ganjing di AS, The Fed mengurangi tapering, uang ditarik, kalau itu euro sedikit imun dari hal itu. Jadi kita harus kreatif cari investor baru, kalau ada apa-apa kita punya opsi," terangnya.

Euro Bonds ini targetnya adalah investor euro. Pihaknya akan bekerja sama dengan bank yang sudah biasa melakukan ini. "Jadi likuiditas euro investor yang megang euro cukup tinggi, bahkan kalau kita lihat beberapa bulan terakhir, corporate atau negara yang menerbitkan banyak," tuturnya.

Sementara, lanjut dia, Samurai Bonds adalah produk dalam valuta Yen Jepang. "Nilai Samurai Bonds akan lebih kecil dari Euro Bonds," pungkas Robert.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Optimalkan Layanan Transaksi...
Optimalkan Layanan Transaksi SBN, BCA Sabet 3 Penghargaan dari Kementerian Keuangan
Pemerintah Terbitkan...
Pemerintah Terbitkan SBN Ritel, Moduit Ajak Masyarakat Investasi dan Berkontribusi untuk Negeri
Berbagi Beban, BI Borong...
Berbagi Beban, BI Borong Surat Utang Pemerintah Rp457 Triliun
Laris Manis! Lelang...
Laris Manis! Lelang Surat Utang Negara Tembus Rp69,95 Triliun
Dana Segar Rp22 Triliun...
Dana Segar Rp22 Triliun Dikantongi Pemerintah dari Hasil Lelang 7 Surat Utang
Beli Surat Utang Negara...
Beli Surat Utang Negara Dijamin Halal, Hasilnya Dipakai Buat Penanganan Covid-19
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
8 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
8 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
8 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
9 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
9 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
9 jam yang lalu
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved