Harga Telur di Semarang Mulai Merangkak Naik

Kamis, 29 Mei 2014 - 16:59 WIB
Harga Telur di Semarang...
Harga Telur di Semarang Mulai Merangkak Naik
A A A
SEMARANG - Satu bulan menjelang Ramadan, harga telur ayam ras di pasaran mulai naik. Jika pada bulan lalu, harga telur ayam masih sekitar Rp14 ribu-Rp14.500 per kilogram (Kg), saat ini dipasaran harga telur tembus Rp18 ribu per kg.

Menurut para pedagang telur di sejumlah pasar tradisional di Kota Semarang, kenaikan harga telur ini sudah terjadi sejak satu pekan lalu. Kenaikan terjadi karena mendekati Ramadan.

Salah seorang pedagang di Pasar Rasamala Banyumanik, Kota Semarang, Catur mengaku, saat ini harga telur sudah mencapai Rp18 ribu per kg. Bahkan beberapa hari lalu, sempat naik sampai Rp19 ribu per kg.

Dia mengaku, saat ini harga telur sangat fluktuatif, bahkan dalam sehari harganya bisa berbeda antara pagi dan siang. "Biasanya memang naik kalau mendekati puasa. Harganya naik turun terus, bahkan pagi dan siang bisa berbeda harganya," ujar dia, Kamis (29/5/2014).

Kenaikan harga tersebut, kata dia, sudah memberikan dampak terhadap penjualan telur. Jika biasanya sehari bisa menghabiskan tiga sampai empat peti, saat harga naik seperti ini paling banyak hanya habis dua peti.

Hal yang sama diungkapkan Tri Pamungkas, penjual telur di Pasar Johar Semarang. Dia mengakui, harga telur terus mengalami perubahan. "Harganya tidak pasti, hari ini perkilo-nya Rp18 ribu, tetapi besok bisa berubah, bisa naik bisa juga turun," ucapnya.

Sementara, meski harga telur mengalami kenaikan, untuk harga daging sapi saat ini masih cukup stabil. Di pasaran harga daging sampai masih dikisaran Rp80 ribu sampa Rp85 ribu per kg.

Namun, harga daging sapi diprediksi akan mengalami kenaikan, mengingat harga daging sapi di sejumlah daerah di Jawa Tengah sudah mulai naik.

Salah seorang pedagang danging sapi, Sri Wahyuni mengaku, biasanya harga daging akan mulai naik, satu pekan menjelang puasa. "Saat ini harganya masih relatif seperti kemarin. Untuk kualitas biasa Rp80 ribu, sedangkan kualitas yang baik Rp90 ribu," katanya.

Dia mengaku saat ini sudah mulai kesulitan untuk mendapatkan daging sapi dari rumah pemotongan hewan (RPH). "Biasanya kalau mau naik yang begini dagingnya mulai sulit," imbuhnya.

Terpisah, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Wilayah V Sutikno mengatakan, saat ini masyarkat sudah memperediksi bahwa harga kebutuhan pokok pada tiga bulan ke depan akan mengalami kenaikan.

Berdasarkan hasil survei Bank Indonesia Wilayah V mencatat Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) April sebesar 113,7 lebih rendah dari indeks bulan sebelumnya 122,4.

"Responden mengekspektasikan harga-harga pada tiga bulan mendatang akan meningkat, yang terindikasi dari meningkatnya indeks harga 4,4 poin menjadi 185,9. Kenaikan harga diperkirakan terjadi pada semua kelompok komoditi, diantaranya kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau; kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan; serta kelompok sandang," terangnya.

Kenaikan harga tersebut terjadi akibat meningkatnya permintaan, seiring datangnya masa libur sekolah dan persiapan perayaan Idul Fitri.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Komunitas Jurnalis Bandung...
Komunitas Jurnalis Bandung Berbagi Sembako Guna Semangati Nakes
Bantu Tenaga Medis dan...
Bantu Tenaga Medis dan Karyawan, OMNI Hospitals Gelar Bazar Sembako Murah
Polsek Medan Baru Salurkan...
Polsek Medan Baru Salurkan Sembako Kepada Warga Kelurahan Sari Rejo
Ramadhan & Idul Fitri...
Ramadhan & Idul Fitri 2021, BUMN Ini Luncurkan Paket Sembako Murah
Bantu Warga, Program...
Bantu Warga, Program Tebus Sembako Murah SandiUno Sasar Warga Sidoarjo
Harga Sembako di Kabupaten...
Harga Sembako di Kabupaten Gowa Mulai Merangkak Naik
Berita Terkini
Mitigasi Risiko Blackout,...
Mitigasi Risiko Blackout, Diversifikasi Energi Jadi Strategi Ketahanan Listrik
5 menit yang lalu
Danantara Mulai Merger...
Danantara Mulai Merger BUMN Sekuritas, Mandiri hingga BNI Sekuritas Dilebur
13 menit yang lalu
BI Blak-blakan soal...
BI Blak-blakan soal Kombinasi Pemicu Kejatuhan Rupiah yang Sempat Rp18 Ribu per Dolar AS
46 menit yang lalu
Dukung Ekonomi Berkelanjutan,...
Dukung Ekonomi Berkelanjutan, Jamkrindo Syariah Perkuat Penerapan Prinsip Syariah
1 jam yang lalu
Purbaya Tolak Permintaan...
Purbaya Tolak Permintaan Himbara Perpanjang Tenor Dana SAL hingga Setahun
1 jam yang lalu
100 Jenama Indonesia...
100 Jenama Indonesia Unjuk Gigi di MASA Singapore 2026, Astra Dorong Kolaborasi Bersama
1 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved