Pemerintah Buka Peluang Impor Hortikultura

Selasa, 03 Juni 2014 - 10:20 WIB
Pemerintah Buka Peluang...
Pemerintah Buka Peluang Impor Hortikultura
A A A
JAKARTA - Guna memenuhi peningkatan kebutuhan masyarakat dan mengantisipasi lonjakan kenaikan harga yang berlebihan, pada Ramadan atau sekitar Juni-Juli 2014, pemerintah membuka peluang dilakukannya impor hortikultura.

"Kita akan lihat sejauh mana sensitifitasnya. Tugas negara itu menyeimbangkan petani, harus tetap hidupnya sejahtera dan konsumennya tidak diberatkan. Jadi kita tidak otomatis harga naik kita akan impor, mungkin juga ada harga naik kita tidak perlu impor kita lihat situasinya," kata Menko Perekonomian Chairul Tanjung (CT) seperti dikutip dari situs Setkab, Selasa (3/6/2014).

Menurutnya, pemerintah akan terus memonitor secara detail pergerakan harga-harga bahan pangan, agar tidak ada kenaikan harga berlebihan. "Biasanya menjelang puasa dan Lebaran pasti akan terjadi kenaikan harga. Tetapi yang perlu kita jaga peningkatan harga itu tidak keterlaluan. Di sinilah fungsi kita," tuturnya.

CT mengaku telah memerintahkan Menteri Pertanian (Mentan) untuk mengontrol secara ketat dari sisi supplay dan Menteri Perdagangan (Mendag) mengontrol dari sisi supplay chain dan demand.

"Hari Rabu (4/6) kita akan terima hasil pemantauan harga-harga bahan pangan dari Badan Pusat Statistik (BPS), kemudian kita akan rakor lagi terkait masalah pangan," ungkap dia.

Berdasarkan data BPS, sejumlah komoditas bahan pangan yang mengalami kenaikan harga pada Mei 2014 antara lain daging ayam ras, telur ayam ras, tomat sayur, jengkol, sawi hijau, tomat buah, bawang merah, dan minyak goreng.

Sementara, komoditas yang mengalami penurunan harga adalah cabai rawit, cabai merah, beras, bayam, buncis, dan kacang panjang.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ombudsman Sebut Penahanan...
Ombudsman Sebut Penahanan 1,4 Juta Kg Produk Impor Hortikultura Tidak Tepat
Gara-gara Sengkarut...
Gara-gara Sengkarut Aturan, 1,4 Juta Kg Produk Impor Hortikultura Terancam Busuk
Go Global untuk Pertanian...
Go Global untuk Pertanian Indonesia, Incar 5% Pasar Dunia Tanaman Hias
Ganjar Ajak Pejabat...
Ganjar Ajak Pejabat Nglarisi Parsel UMKM Jateng: Berikan ke Buruh dan Penjaga Toilet
Gelar Lebaran Festive,...
Gelar Lebaran Festive, Gading Festival Ajak Masyarakat Bahagia di Hari Raya
Jakcloth Online Ramadhan...
Jakcloth Online Ramadhan Hadirkan 350 Produk Lokal
Berita Terkini
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
7 jam yang lalu
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
7 jam yang lalu
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
8 jam yang lalu
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
8 jam yang lalu
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
8 jam yang lalu
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
8 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved