Ekspor Konsentrat Freeport dan Newmont Tak Dibatasi

Selasa, 03 Juni 2014 - 16:08 WIB
Ekspor Konsentrat Freeport...
Ekspor Konsentrat Freeport dan Newmont Tak Dibatasi
A A A
JAKARTA - Beberapa waktu lalu pemerintah telah melakukan pembahasan final mengenai renegoisasi kontrak dengan perusahaan tambang besar, yaitu Freeport dan Newmont. Di mana, dalam pembahasan tersebut timbul kesepakatan mengenai komitmen hilirisasi dalam negeri.

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengatakan, dengan komitmen tersebut saat ini tengah dibahas mengenai penyelesaian kontrak kedua perusahaan tambang besar tersebut, yang akan diselesaikan pada Senin sampai Rabu ini sudah rampung.

"Janjinya minggu lalu, hari Rabu ini beres, kemudian akan diputuskan di tingkat pimpinan tertinggi mungkin sama Menko Perekonomian dan kementerian terkait, setelah itu terjadi keputusan, Senin-Rabu ini kita berharap bahwa ada penyelesaian masalah," kata Lutfi di Kantornya, Jakarta, Selasa (3/6/2014).

Dengan akan terselesaikannya masalah kontrak, otomatis kedua perusahana tersebut akan mendapatkan Surat Persetujuan Ekspor (SPE) dari pemerintah. Lutfi mengatakan, tidak ada batasan untuk kedua perusahaan tersebut dalam melakukan ekspor konsentrat untuk emas dan cooper.

"Gak ada maksimalnya, relaksasi ini selama mereka membayar bea keluarnya dan menyatakan komitmen dengan jelas kepada pemerintah melalui ESDM mereka boleh ekspor dengan angka bea keluar yang disepakati," tambahnya.

Mengenai SPE, Lutfi mengungkapkan, pemerintah akan mengeluarkan dengan waktu yang secepatnya. Pasalnya, angka ekspor konsentrat untuk emas dan cooper pada 2013 mencapai USD4 miliar. Dirinya juga menuturkan bahwa kedua perusahaan tambang besar tersebut telah melakukan operasi meskipun tidak boleh melakukan ekspor.

"Mungkin stok fail mereka yang ada hari ini mencapai USD1 miliar, jadi kalo bisa dijual pada waktu dekat kira-kira neraca perdagangannya akan membaik lebih dari USD1 miliar," tukasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Freeport Bisa Lega,...
Freeport Bisa Lega, Permendag Ekspor Konsentrat Rampung Pekan Ini
Smelter Freeport di...
Smelter Freeport di Gresik Terbakar, Tim Gabungan Damkar Dikerahkan ke Lokasi
Disebut Terbesar di...
Disebut Terbesar di Dunia, Wapres Ma'ruf Amin Tinjau Smelter Freeport Gresik
PT Freeport Indonesia...
PT Freeport Indonesia Raih Pengakuan Global Esri untuk Inovasi dan Dampak Keberlanjutan
Smelter Manyar Jadi...
Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup
Produksi Katoda Dimulai,...
Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
1 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
2 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
12 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
12 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
13 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
13 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved