Tahun Ini Pelabuhan Bitung Diperpanjang 395 Meter

Rabu, 04 Juni 2014 - 12:44 WIB
Tahun Ini Pelabuhan...
Tahun Ini Pelabuhan Bitung Diperpanjang 395 Meter
A A A
MANADO - Pelabuhan Internasional Bitung segara diperpanjang 130 meter (m) menjadi 460 m. Hal ini sejalan dengan dilakukannya penandatanganan peraturan pemerintah (PP) tentang penerapan Bitung sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono pada Mei lalu di Jakarta.

Karena itu, penetapan KEK itu membuat Pemprov Sulawesi Utara (Sulut) mempercepat implementasi pembangunan infrastruktur seperti, pembebasan lahan jalan tol Manado-Bitung, kawasan industri, dan pemgembangan Pelabuhan Internasional Bitung. Di mana dengan adanya KEK di Sulut, Pemprov Sulut mengklaim, Sulut bakal menjadi pintu gerbang di Indonesia Timur.

General Manager Peti Kemas Bitung Kalbar Yanto mengatakan, hingga saat ini panjang pelabuhan 330 m, dan akan dilakukan penambahan 130 meter melalui dua tahap.

"Tahap pembangunan pertama semester II/2014 sepanjang 65 m menjadi 395 m tahun ini. Tahap kedua, direncanakan tahun depan. Seluruh dana pembangunan berasal dari APBN, sedangkan Pelindo IV akan menyiapkan fasilitas pendukung lainnya," jelasnya.

Jika kedua tahap pembangunan itu selesai, maka pelabuhan Bitung akan mampu melayani bongkar muat dua kapal sekaligus.

Dari panjang 330 m Pelabuhan Bitung saat ini, kata dia, mampu melayani kapal ukuran 10.000 TEUs. Penambahan nantinya, diproyeksi menambah aktivitas bongkar muat. Pembangunan itu sejalan dengan rencana pemerintah untuk KEK Bitung. Pelindo IV berinvestasi melengkapi fasilitas pelabuhan sehingga akan tercipta pasar.

"Aktivitas bongkar muat sejauh ini masih stagnan. Bongkar-muat peti kemas diprediksi akan meningkat 10% pada semester II/2014 atau pada Lebaran dan Natal nanti," terangnya.

Kata dia, tahun ini ditargetkan pelayanan peti kemas tumbuh 40% dari pencapaian tahun lalu sebanyak 145.000 TEUs. Strategi yang disiapkan ialah menggandeng banyak-banyak perusahan kargo.

"Maersk Line adalah pendatang baru di Pelabuhan Bitung, dan saat ini sudah ruting dua kali sebulan. Saat ini kami juga telah melakukan pembicaraan beberapa perusahaan lain agar bisa singgah di Pelabuhan Bitung," bebernya.

Mengantisipasi pertumbuhan pelabuhan peti kemas, pihaknya tengah menyiapkan masterplan pelabuhan Bitung yang akan menunjang kawasan industri KEK Bitung. Masterplan akan mengatur pengembangan pelabuhan termasuk di dalamnya perluasan tempat penampungan peti kemas yang kemungkinan dilakukan dengan mereklamasi pantai.

"Perencanaan ini semuanya sudah matang, tinggal menunggu waktu pelaksanaan agar pengembangannya lebih terarah. Dan saat ini kami masih memperkuat layanan IT agar nanti dan ke depannya berjalan lancar," jelasnya.

Sebelumnya Direktur Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu (Kapet) Manado-Bitung Noldy Tuerah mengatakan, Pemrov Sulut telah menyiapklan skema kerja sama pemerintah swasta untuk menggarap jalan tol, kawasan industri, dan pelabuhan dengan nilai investasi ditaksir mencapai Rp20 triliun.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Warga Lebak Banten Protes...
Warga Lebak Banten Protes Pembangunan Jembatan Lambat
Proyek Infrastruktur...
Proyek Infrastruktur Digencarkan dengan Terobosan Pembiayaan
TelkomGroup Berhasil...
TelkomGroup Berhasil Rampungkan Infrastruktur di Sumatra
Pembiayaan Infrastruktur...
Pembiayaan Infrastruktur Turun
Sarana Multi Infrastruktur...
Sarana Multi Infrastruktur Resmikan Fasilitas MCK Untuk Warga Desa Konga, NTT
BUMN Ini Tertarik Jajaki...
BUMN Ini Tertarik Jajaki Kerja Sama dengan Turki Bidang Infrastruktur
Berita Terkini
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
35 menit yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
1 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
10 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
10 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
10 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
11 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved