Vale Akhirnya Rampungkan Renegosiasi Kontrak Karya

Rabu, 04 Juni 2014 - 16:18 WIB
Vale Akhirnya Rampungkan...
Vale Akhirnya Rampungkan Renegosiasi Kontrak Karya
A A A
JAKARTA - Setelah beberapa bulan lamanya proses renegosiasi Kontrak Karya (KK) pertambangan PT Vale Indonesia Tbk tak menemukan titik temu, akhirnya hari ini seluruh tahapan renegosiasi telah dirampungkan oleh perusahaan tambang kelas kakap ini.

Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Chairul Tandjung yang ditemui usai rapat koordinasi (rakor) mengumumkan, Vale telah menyelesaikan tahapan renegosiasi tersebut, dan akan segera ditandatangani oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

"Setelah itu saya juga menerima courtesy dari pimpinan Vale, dilaporkan bahwa negoisasi dari kontrak Vale telah selesai dan akan ditandatangani segera oleh pihak ESDM," ucap dia di kantor Kemenko, Rabu (4/6/2014).

Dia mengungkapkan, kesepakatan yang telah diperoleh antara pemerintah dan Vale cenderung lebih mudah dan simpel. Pasalnya, Vale sebelumnya telah memiliki instalasi smelter.

"Kenapa Vale lebih simpel kontraknya? Karena mereka telah memiliki instalasi smelter sebelumnya. Jadi mereka tidak mengekspor lagi konsentrat nikel tetapi mereka mengekspor hasil olahan, dan diproses di tempat mereka sendiri," tuturnya.

Sementara untuk Freeport dan Newmont, hingga saat ini pihaknya masih terus mengupayakan agar tahapan renegosiasi dua perusahaan tambang raksasa ini segera selesai.

Untuk Freeport, pihaknya telah menerima pimpinan perusahaan yang berlokasi di Papua ini untuk membicarakan renegosiasi tersebut. Sedangkan Newmont, belum ada pertemuan yang dilakukannya.

"Tentu perusahaan mempunyai berbeda karakter dan jenisnya, serta tentu negosiasinya juga akan berbeda, jadi nanti mudah-mudahan kalau sudah satu dapat maka bisa diteruskan ke yang lainnya. Finalisasi (renegosiasi) masih dalam tahapan berjalan dan diharapkan akan segera selesai untuk dibawa dan dilaporkan di dalam sidang kabinet terbatas (SKB) yang segera di-schedule-kan," pungkas dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BUMA Australia Raih...
BUMA Australia Raih Perpanjangan Kontrak Tambang Blackwater hingga 2030
BUMA Australia Peroleh...
BUMA Australia Peroleh Kontrak Jasa Tambang Saraji Senilai Rp598,7 Miliar
DOID Raih Kontrak Tambang...
DOID Raih Kontrak Tambang Baru di Australia Rp3,22 Triliun
Respons Freeport Indonesia...
Respons Freeport Indonesia Saat Dapat Sinyal Perpanjangan Kontrak Tambang Usai 2041
Kecelakaan Tambang Emas...
Kecelakaan Tambang Emas di Zimbabwe, 13 Penambang Tewas dan 34 Orang Masih Terjebak
Freeport Minta Perpanjangan...
Freeport Minta Perpanjangan Kontrak Tambang Meski 2041 Masih Lama, Begini Kata Menteri ESDM
Berita Terkini
Bahlil Ramal 10 Tahun...
Bahlil Ramal 10 Tahun Lagi Kendaraan Listrik Bakal Digantikan Hidrogen
23 menit yang lalu
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
1 jam yang lalu
Penetapan Pemasok Batu...
Penetapan Pemasok Batu Bara PLTU Jadi Kewenangan Penuh Ditjen Minerba
1 jam yang lalu
APBN Semester I 2026...
APBN Semester I 2026 Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya: Kinerja Fiskal Tetap Kuat
1 jam yang lalu
Bahlil Siap Atur Mekanisme...
Bahlil Siap Atur Mekanisme Izin Tambang Ormas Agama Pascaputusan MK
3 jam yang lalu
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
3 jam yang lalu
Infografis
KAI KF-21 Pesawat Karya...
KAI KF-21 Pesawat Karya Indonesia Korsel dengan Teknologi Siluman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved