Rupiah Terperosok, Menkeu Salahkan Kondisi Politik RI

Rabu, 04 Juni 2014 - 17:22 WIB
Rupiah Terperosok, Menkeu...
Rupiah Terperosok, Menkeu Salahkan Kondisi Politik RI
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada jeda siang hari ini berada pada lebel Rp11.881 per USD, atau merosot dibanding pembukaan pagi tadi di level Rp11.815 per USD.

Menanggapi hal itu, Menteri Keuangan (Menkeu) Chatib Basri mengatakan, kian melemahnya nilai tukar rupiah terhadap USD disebabkan karena investor luar tidak paham dengan politik di Indonesia.

"Begitu dia lihat pertarungannya ketat, nah mereka lihat siapa yang menang, kemudian makanya dari Rp11.300 ke Rp11.600, tapi dari Rp11.600 ke Rp11.800 kemarin yang trade balance," ujar dia usai Rapat Koordinasi (Rakor) di Kemenko, Jakarta, Rabu (4/6/2014).

Selain itu, dia mengaku telah mendiskusikan hal ini dengan Menteri Perdagangan (Mendag), dan menurutnya melemahnya rupiah juga disebabkan oleh CPO. Namun, hal ini sifatnya hanya sementara.

Dia memastikan, pada Juli mendatang nilai tukar rupiah akan kembali stabil. "Tapi saya sudah tanya juga ke Lutfi (Mendag), dia bilang karena CPO, karena dia pindah ke beberapa produk lain. Itu sifatnya temporer, bulan depan pasti oke. Sehingga kuartal II/2014 current account defisitnya lebih rendah dari kuartal II tahun lalu. Kuartal II lebih rendah ketimbang tahun lalu," pungkas dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
4 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
4 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
5 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
5 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
6 jam yang lalu
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved