Rupiah Ditutup Terapresiasi ke Rp11.838/USD
Jum'at, 06 Juni 2014 - 16:57 WIB
Rupiah Ditutup Terapresiasi ke Rp11.838/USD
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari hari terapresiasi seiring positifnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg hari ini berakhir pada level Rp11.838 per USD. Posisi tersebut menguat 22 poin dibanding penutupan hari sebelumnya pada level Rp11.860 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.795 per USD. Adapun, posisi rupiah terkuat hari ini berada pada level Rp11.795 per USD dan terlemah pada level Rp11.858.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah hari ini berakhir pada level Rp11.867 per USD. Posisi ini lebih baik 47 poin dibanding hari kemarin di level Rp11.914 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini pada level Rp11.838 per USD, dengan kisaran harian Rp11.824-11.900 per USD. Posisi ini terapresiasi 21 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp11.859 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.823 per USD. Posisi ini menguat 51 poin dibanding penutupan Kamis (5/6/2014) di level Rp11.874 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, positifnya laju rupiah didukung meningkatnya cadangan devisa BI pada bulan Mei 2014, yang diperkirakan berada pada kisaran USD107 miliar.
"Sentimen positif lainnya dari lantai bursa turut menambah kepercayaan pelaku pasar," ujar dia, Jumat (6/6/2014).
Sementara IHSG sore ini ditutup di jalur hijau di tengah variatifnya bursa Asia. IHSG naik 1,61 poin atau 0,03% ke level 4.937,18.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,23 triliun dengan 4,46 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing mencapai Rp278,21 miliar. Tercatat 120 saham naik, 182 saham melemah dan 93 saham stagnan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg hari ini berakhir pada level Rp11.838 per USD. Posisi tersebut menguat 22 poin dibanding penutupan hari sebelumnya pada level Rp11.860 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.795 per USD. Adapun, posisi rupiah terkuat hari ini berada pada level Rp11.795 per USD dan terlemah pada level Rp11.858.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah hari ini berakhir pada level Rp11.867 per USD. Posisi ini lebih baik 47 poin dibanding hari kemarin di level Rp11.914 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini pada level Rp11.838 per USD, dengan kisaran harian Rp11.824-11.900 per USD. Posisi ini terapresiasi 21 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp11.859 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.823 per USD. Posisi ini menguat 51 poin dibanding penutupan Kamis (5/6/2014) di level Rp11.874 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, positifnya laju rupiah didukung meningkatnya cadangan devisa BI pada bulan Mei 2014, yang diperkirakan berada pada kisaran USD107 miliar.
"Sentimen positif lainnya dari lantai bursa turut menambah kepercayaan pelaku pasar," ujar dia, Jumat (6/6/2014).
Sementara IHSG sore ini ditutup di jalur hijau di tengah variatifnya bursa Asia. IHSG naik 1,61 poin atau 0,03% ke level 4.937,18.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,23 triliun dengan 4,46 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing mencapai Rp278,21 miliar. Tercatat 120 saham naik, 182 saham melemah dan 93 saham stagnan.
(rna)