Pengusaha Cemaskan Kebijakan Pendekatan Tarif Pelabuhan

Jum'at, 06 Juni 2014 - 18:05 WIB
Pengusaha Cemaskan Kebijakan...
Pengusaha Cemaskan Kebijakan Pendekatan Tarif Pelabuhan
A A A
JAKARTA - Pelaku usaha mempertanyakan kebijakan logistik kepelabuhanan yang cenderung memprioritaskan pendekatan tarif dalam mengatasi hambatan arus barang.

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai, kondisi tersebut tidak mendukung pengembangan perekonomian nasional melalui penurunan biaya logistik.

Wakil Ketua Komite Tetap bidang Kebijakan Publik Kadin Indonesia Iskandar Zulkarnain mengatakan, pihaknya sudah mengamati adanya kebijakan pendekatan tarif dalam mengatasi masalah ekonomi logistik, khususnya sektor kepelabuhanan di Indonesia.

Menurutnya, kebijakan ini sudah dilakukan sejak beberapa tahun terakhir, sehingga berimplikasi terhadap kenaikan biaya-biaya pengiriman barang, baik domestik maupun internasional.

Padahal, lanjut dia, biaya-biaya tersebut berimplikasi terhadap kepentingan publik. Contohnya, kebijakan pendekatan tariff terhadap masalah dwelling time (waktu tunggu barang) di Pelabuhan Tanjung Priok yang sempat memburuk pada 2013.

Saat itu, biaya penumpukan peti kemas di pelabuhan Tanjung Priok dinaikkan secara progresif tetapi signifikan. Setelah tarif meningkat drastis, kondisi Pelabuhan Tanjung Priok tidak mengalami perubahan signifikan meski dwelling time diklaim menurun.

"Tarif pengiriman barang sudah terlanjur mahal akibat dari tarif pelabuhan meningkat. Sementara Pelabuhan Tanjung Priok belum juga bisa keluar dari lingkaran masalahnya," kata dia dalam rilisnya, Jumat (6/6/2014).

Bahkan, kata Iskandar dalam situasi pelayanan yang masih sama, operator pelabuhan Tanjung Priok mengusulkan kenaikan Container Handling Charge (CHC) kepada Kementerian Perhubungan sebesar 10%.

Hal tersebut justru kontradiktif dengan rencana besar pemerintah untuk menurunkan biaya logistik nasional yang masih boros (26% terhadap PDB).
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Baru Diresmikan, Operasional...
Baru Diresmikan, Operasional Pelabuhan Patimban Sudah Mengundang Tanya
Kuasa Politik di Balik...
Kuasa Politik di Balik Proyek Pelabuhan Patimban
Pelabuhan Internasional...
Pelabuhan Internasional Patimban Dijadwalkan Akan Diresmikan Jokowi Hari Ini
Alur Masuk Barang Kawasan...
Alur Masuk Barang Kawasan Pelabuhan Kini Miliki Aturan Baru
SPSL Perkuat Standar...
SPSL Perkuat Standar Keselamatan di Lingkungan Operasional Pelabuhan
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Perkuat Budaya K3L di Layanan Pelabuhan
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
2 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
2 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
2 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
2 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
3 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
3 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved