Harga Emas Dunia Jatuh

Sabtu, 07 Juni 2014 - 07:33 WIB
Harga Emas Dunia Jatuh
Harga Emas Dunia Jatuh
A A A
LONDON - Harga emas di perdagangan global pada akhir pekan ini jatuh, karena indeks dolar AS (USD) berayun kembali ke wilayah positif, setelah laporan pekerjaan Amerika Serikat (yang diawasi ketat investor) datang hampir tepat sesuai perkiraan.

Berdasarkan data Bloomberg, Sabtu (7/6/2014), pukul 07.00 WIB, spot emas turun 80 sen atau 0,06% ke angka 1.252,50 per ons, dari kenaikan sebelumnya sebesar USD1.257,50 per ons. Sementara emas Comex untuk pengiriman Agustus susut 40 sen atau turun 0,03% menjadi USD1.253, 23 per ons.

Pedagang mengambil posisi baru menjelang data setelah harga emas dekat reli 1 persen pada sesi sebelumnya, merespon langkah-langkah stimulus baru dari Bank Sentral Eropa (ECB).

"Tidak mungkin ada rebound harga yang cukup besar tanpa meaningful investor atau beli konsumen," kata analis VTB Capital, Andrey Kryuchenkov, seperti dilansir dari Gulft Today.

"Pemain mayor saat ini akan tetap berada di sela-sela. Investor Eropa akan memasukkan uang ke ekuitas blue-chip, sedangkan dengan meningkatnya sentimen risiko ada sedikit insentif untuk berinvestasi di emas," tambahnya.

Di sisi lain, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan data nonfarm payrolls pada Mei meningkat 217.000, sedikit lebih rendah dari ekspektasi analis kenaikan 218.000. Sementara data untuk Maret dan April direvisi ke bawah 6.000 pekerjaan lebih sedikit dari yang dilaporkan sebelumnya.

Dolar awalnya jatuh setelah laporan hasil Treasury AS merosot, namun kemudian rebound. Saham Eropa memperpanjang kenaikan setelah data tersebut. Demikian pula saham AS naik pada pembukaan.

Emas sempat mencatat kenaikan terbesar sejak pertengahan Mei pada Kamis (5/6/2014), setelah ECB mengumumkan langkah-langkah pemangkasan suku bunga guna meningkatkan perekonomian Zona Euro.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ramalan Goldman Sachs:...
Ramalan Goldman Sachs: Harga Emas Bakal Sentuh USD4.900 di 2026
Bappebti Dorong Transaksi...
Bappebti Dorong Transaksi Fisik Emas Secara Digital
Dear Investor! Tren...
Dear Investor! Tren Naiknya Harga Emas Diyakini Berlanjut di 2021
Pasar Emas Menggeliat,...
Pasar Emas Menggeliat, Transaksi Multilateral ICDX Melonjak 43,9%
Purbaya Bakal Putuskan...
Purbaya Bakal Putuskan Bea Keluar Emas hingga 15 Persen, PMK Hampir Rampung
Penjualan Komoditas...
Penjualan Komoditas Berjangka Emas Tumbuh di Tengah Pandemi
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
9 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
10 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
10 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
10 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
10 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
10 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved