IHSG Diprediksi Variatif Menguat

Rabu, 11 Juni 2014 - 08:33 WIB
IHSG Diprediksi Variatif...
IHSG Diprediksi Variatif Menguat
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diproyeksi bergerak variatif (mixed), namun dengan kecenderungan menguat.

Analis Teknikal Mandiri Sekuritas Ayyi Achmad Hidayah mengungkapkan, jika kemarin IHSG diperdagangkan di atas EMA 200 hari. Indeks memasuki fase konsolidasi dan bergerak menguat serta membentuk white marubozu. Indicator RSI di zona 40%.

“Hari ini, indeks masih akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat,“ kata dia dalam risetnya, Rabu (11/6/2014).

Dia memprediksi, IHSG hari ini akan bergerak pada level support 4.911 dan resistance 4.964.

Sementara pasar saham Amerika Serikat (AS) bergerak variatif, seiring turunya sejumlah saham setelah mengalami kenaikan tinggi. Penguatan diapresiasi oleh indeks Dow Jones Industrial Avg sebesar 0,02%, sementara indeks S&P500 turun sebesar 0,02%.

Dari pasar Asia, pergerakan pasar saham dipengaruhi oleh perkembangan data ekonomi China.
Apresiasi pasar saham Asia ditunjukkan oleh indeks Nikkei 225 sebesar 0,16%, sementara indeks KOSPI Composite di Korea Selatan melemah 0,13%.

Sedangkan harga kontrak berjangka (futures) komoditas mengalami koreksi. Harga minyak mentah WTI turun 0,05% ke posisi USD104,30 per barel. Senada dengan minyak, harga emas Comex juga terkoreksi 0,02% ke level USD1.259,90 per ons.

Dari dalam negeri, Menteri Koordinator Perekonomian Chairul Tanjung memperkirakan inflasi di bulan Juni 2014 akan mencapai 0,4%, atau naik dari bulan sebelumnya sebesar 0,16%. Pada kesempatan lain, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik menegaskan jika tarif listrik bagi pelanggan 450 watt dan 900 watt tidak akan mengalami kenaikan.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Covid Naik Bikin IHSG...
Covid Naik Bikin IHSG Tercekik, Analis: Tak Akan Separah 2020
Tren Jangka Pendek IHSG...
Tren Jangka Pendek IHSG Aman Jika Tak Sentuh Level 5.972
Dipicu Lonjakan Kasus...
Dipicu Lonjakan Kasus Covid-19, IHSG Berpeluang Terkonsolidasi
IHSG Berbalik Melemah...
IHSG Berbalik Melemah Pagi Ini Usai Kehilangan 3,41 Poin
Ditutup di Zona Hijau,...
Ditutup di Zona Hijau, IHSG Balik Lagi ke Level 6.000
187 Saham Menguat Bikin...
187 Saham Menguat Bikin IHSG Pagi Ini Dibuka Kokoh
Berita Terkini
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
28 menit yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
48 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
1 jam yang lalu
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
1 jam yang lalu
Kepercayaan Konsumen...
Kepercayaan Konsumen Antarkan KARA Raih Empat Penghargaan IOB Award 2026
1 jam yang lalu
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
1 jam yang lalu
Infografis
Diprediksi Puncak Arus...
Diprediksi Puncak Arus Mudik dan Arus Balik Lebaran 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved