BI Rate Tetap, Rupiah Ditutup Menguat

Kamis, 12 Juni 2014 - 16:30 WIB
BI Rate Tetap, Rupiah...
BI Rate Tetap, Rupiah Ditutup Menguat
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini berdasarkan data Bloomberg berakhir menguat di tengah terkoreksinya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan.

Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg hari ini ditutup pada level Rp11.790 per USD. Posisi tersebut menguat 20 poin dibanding penutupan hari sebelumnya pada level Rp11.810 per USD.

Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.816 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat hari ini di level Rp11.790 per USD dan terlemah di level Rp11.820 per USD.

Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah hari ini didukung dengan masih dipertahankannya suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) pada level 7,5%. Level tersebut, menurut dia, sesuai dengan konsensus pelaku pasar, meski laju inflasi pada Mei sedikit meningkat.

"Hasil dari RDG BI (Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia) berdampak positif terhadap nilai tukar rupiah karena sesuai dengan ekspektasi pelaku pasar," kata dia, Kamis (12/6/2014).

Sementara data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini pada level Rp11.830 per USD, dengan kisaran harian Rp11.796-11.862 per USD. Posisi ini melemah 17 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp11.813 per USD.

Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah hari ini pada level Rp11.833 per USD. Posisi ini juga terkoreksi 17 poin dibanding posisi hari sebelumnya di level Rp11.816 per USD.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.813 per USD. Posisi ini melemah 10 poin dibanding posisi pada penutupan Rabu (11/6/2014) di level Rp11.803 per USD.

Sementara IHSG sore ini berakhir di zona merah karena ditekan aksi jual asing. IHSG tergerus 37,54 poin atau 0,76% ke level 4.934,41.

Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,08 triliun dengan 5,35 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing mencapai Rp532,22 miliar. Tercatat 75 saham naik, 216 saham melemah dan 89 saham stagnan.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Lindungi Konsumen, Pakar...
Lindungi Konsumen, Pakar UI Ingatkan Dampak Paparan BPA Galon Guna Ulang
33 menit yang lalu
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
46 menit yang lalu
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
59 menit yang lalu
Prabowo Resmi Rilis...
Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu, Ini Ketentuannya
1 jam yang lalu
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
2 jam yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
3 jam yang lalu
Infografis
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved