IHSG Berpotensi Rebound

Senin, 16 Juni 2014 - 08:42 WIB
IHSG Berpotensi Rebound
IHSG Berpotensi Rebound
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diprediksi memiliki potensi balik arah menguat (rebound).

Analis Teknikal Mandiri Sekuritas Ayyi Achmad Hidayah menyatakan, IHSG pada pekan lalu bergerak di atas EMA 200 hari. IHSG bergerak mixed dengan kecenderungan melemah.

"Pada perdagangan hari ini, IHSG berpotensi rebound dan menyentuh resistance terdekat di 4.946," kata dia dalam risetnya, Senin (16/6/2014).

Dia memprediksi, IHSG akan bergerak akan bergerak pada level support 4.875, sedangkan resistance pada level 4.971. Potensi penguatan IHSG mendapat suntikan positif dari positifnya pasar saham Amerika Serikat (AS) pada akhir pekan lalu.

Pasar saham AS berbalik arah menguat seiring penguatan saham-saham defensif, menyusul peningkatan eskalasi di Irak. Penguatan itu diapresiasi dengan kenaikan indeks Dow Jones Industrial Avg sebesar 0,25% dan indeks S&P500 sebesar 0,31%.

Dari pasar Asia, pergerakan pasar saham dibuka variatif. Koreksi pasar saham Asia ditunjukkan oleh indeks Nikkei 225 sebesar 0,39%. Sedangkan indeks KOSPI Composite di Korea Selatan menguat
0,02%.

Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas juga bergerak mixed. Harga minyak mentah WTI turun 0,24% ke level USD101,44 per barel. Sedangkan harga emas Comex menguat 0,16% ke posisi USD1.274,10 per ons.

Dari dalam negeri, Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan pemerintah sepakat defisit bujet tahun ini hanya sebesar Rp241,49 triliun atau 2,47% dari produk domestik bruto (PDB).

Angka tersebut lebih rendah dari sebelumnya yang mencapai Rp251,7 triliun atau 2,5% dari PDB. Defisit APBN-P 2014 bisa berkurang setelah Badan Anggaran DPR dan pemerintah mematok pendapatan negara sebesar Rp 1.635,38 triliun.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Covid Naik Bikin IHSG...
Covid Naik Bikin IHSG Tercekik, Analis: Tak Akan Separah 2020
Tren Jangka Pendek IHSG...
Tren Jangka Pendek IHSG Aman Jika Tak Sentuh Level 5.972
Dipicu Lonjakan Kasus...
Dipicu Lonjakan Kasus Covid-19, IHSG Berpeluang Terkonsolidasi
IHSG Berbalik Melemah...
IHSG Berbalik Melemah Pagi Ini Usai Kehilangan 3,41 Poin
187 Saham Menguat Bikin...
187 Saham Menguat Bikin IHSG Pagi Ini Dibuka Kokoh
Betah di Zona Hijau,...
Betah di Zona Hijau, IHSG Ditutup Naik Hampir 1% ke Level 6.107
Berita Terkini
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
1 jam yang lalu
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
1 jam yang lalu
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
2 jam yang lalu
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
2 jam yang lalu
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved