Harga Emas Dunia Pekan Ini Diprediksi Terus Naik
Senin, 16 Juni 2014 - 17:19 WIB
Harga Emas Dunia Pekan Ini Diprediksi Terus Naik
A
A
A
SINGAPURA - Harga emas di perdagangan dunia hari ini mencapai angka tertinggi dalam hampir tiga pekan, karena gejolak di Irak mendukung daya tarik logam mulia sebagai pengaman aset (safe haven). Analis memprediksi emas pekan ini akan terus naik.
Spot emas menguat 0,5% menjadi USD1,282.50 per ons pada pukul 06.32 GMT, setelah mencapai sesi tertinggi USD1.283,70 per ons sejak akhir Mei.
Pemberontak Sunni merebut kota etnis Turkmen di barat laut Irak, Minggu (15/6/2014) waktu setempat, setelah pertempuran sengit yang memperkuat cengkeraman di wilayah utara.
Emas dipandang sebagai aset safe haven di saat terjadi ketidakpastian geopolitik. "Emas diperkirakan akan naik minggu ini karena situasi di Irak tidak berubah," kata Howie Lee, analis Phillip Futures, seperti dilansir dari Reuters, Senin (16/6/2014).
"Tingkat saat ini sebesar USD1.282, emas tampaknya banyak terbalik sebelum menghadapi perlawanan berat," kata Lee, sambil menambahkan bahwa resistensi langsung diperkirakan pada USD1.292 per ons.
Data dari Commodity Futures Trading Commission pada Jumat lalu menunjukkan, bahwa sentimen investor terhadap emas berubah positif. Hedge fund dan manajer keuangan meningkatkan taruhan bullish mereka di emas berjangka dan opsi dalam seminggu hingga 10 Juni (kenaikan pertama mereka dalam lima pekan).
Di sisi lain, pedagang memperingatkan pertemuan kebijakan Federal Reserve AS (The Fed) pekan ini bisa membawa reli emas untuk lebih berhati-hati. The Fed akan menyimpulkan pertemuan kebijakan pada Rabu (18/6/2014) nanti, dengan pasar mengawasi berbagai sinyal pada saat bank sentral AS itu mungkin mulai menaikkan suku bunga.
Spot emas menguat 0,5% menjadi USD1,282.50 per ons pada pukul 06.32 GMT, setelah mencapai sesi tertinggi USD1.283,70 per ons sejak akhir Mei.
Pemberontak Sunni merebut kota etnis Turkmen di barat laut Irak, Minggu (15/6/2014) waktu setempat, setelah pertempuran sengit yang memperkuat cengkeraman di wilayah utara.
Emas dipandang sebagai aset safe haven di saat terjadi ketidakpastian geopolitik. "Emas diperkirakan akan naik minggu ini karena situasi di Irak tidak berubah," kata Howie Lee, analis Phillip Futures, seperti dilansir dari Reuters, Senin (16/6/2014).
"Tingkat saat ini sebesar USD1.282, emas tampaknya banyak terbalik sebelum menghadapi perlawanan berat," kata Lee, sambil menambahkan bahwa resistensi langsung diperkirakan pada USD1.292 per ons.
Data dari Commodity Futures Trading Commission pada Jumat lalu menunjukkan, bahwa sentimen investor terhadap emas berubah positif. Hedge fund dan manajer keuangan meningkatkan taruhan bullish mereka di emas berjangka dan opsi dalam seminggu hingga 10 Juni (kenaikan pertama mereka dalam lima pekan).
Di sisi lain, pedagang memperingatkan pertemuan kebijakan Federal Reserve AS (The Fed) pekan ini bisa membawa reli emas untuk lebih berhati-hati. The Fed akan menyimpulkan pertemuan kebijakan pada Rabu (18/6/2014) nanti, dengan pasar mengawasi berbagai sinyal pada saat bank sentral AS itu mungkin mulai menaikkan suku bunga.
(dmd)
Lihat Juga :