SDM Minim, DJP dan DJBC Diminta Kerja Maksimal

Selasa, 17 Juni 2014 - 12:48 WIB
SDM Minim, DJP dan DJBC...
SDM Minim, DJP dan DJBC Diminta Kerja Maksimal
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Chatib Basri mengatakan, meski sumber daya manusia (SDM) di Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kemenkeu masih sangat minim, namun dirinya berharap DJP tetap bekerja maksimal untuk tingkatkan penerimaan pajak.

Chatib menyadari bahwa salah satu kondisi atau prasyarat yang dibutuhkan adalah kebutuhan tenaga dari pajak, jumlahnya harus naik empat kali lipat dari sekarang. Namun, hal tersebut tidak bisa dilakukan dalam waktu dekat.

"Tetapi tolong dipikirkan dengan kondisi jumlah aparat pajak sekarang apa terobosan yang dapat dilakukan. Sehingga efisiensi di dalam penggunaan tenaga aparat pajak itu bisa meningkat," ujar dia usai Pelantikan Pejabat Eselon II Kemenkeu di Aula Djuanda Gedung Kemenkeu, Jakarta, Selasa (17/6/2014).

Artinya, kata Chatib, dalam jumlah penerimaan aparat pajak, bisa dihasilkan penerimaan negara yang lebih tinggi. Dia menginginkan adanya inovasi dalam lingkup kementeriannya.

"Tolong dipikirkan langkah apa yang dilakukan, kita tidak bisa terus menerus mengeluh bahwa penerimaan pajak tidak bisa meningkat, karena jumlah tenaga kerja yang enggak mencukupi," imbuhnya.

Dia optimis, dengan jumlah aparat yang minim akan dapat melakukan peningkatan penerimaan pajak dan mengurangi kebocoran anggaran.

Menkeu juga mengakui, untuk menambah aparat pajak hingga empat kali lipat dalam setahun ini adalah sebuah kendala yang tidak mungkin diubah.

"Kendala ini harus coba datang dengan kebijakan yang ada. Sehingga penerimaan pajak bisa meningkat. Coba datang dengan kebijakan bahwa jumlah seperti itu, bea cukai bisa berfungsi secara efektif," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menkeu Sebut Separuh...
Menkeu Sebut Separuh Masyarakat RI Masih Tinggal di Desa
Kemenkeu Setujui Rp1...
Kemenkeu Setujui Rp1 Triliun Anggaran Tahap I Pilkada Serentak
Realisasi Lelang Kekayaan...
Realisasi Lelang Kekayaan Negara Capai Rp8,07 Triliun, Tak Sampai Setengah Target
Kemenkeu Gelar PMO Informal...
Kemenkeu Gelar PMO Informal Meeting II: Cakap Berkomunikasi di Masa Pandemi
Pemerintah Alokasikan...
Pemerintah Alokasikan Rp8 Triliun untuk Pengentasan TBC, Bagian Program Kesehatan Prioritas 2025
Kemenkeu Ungkap Alasan...
Kemenkeu Ungkap Alasan Pembekuan Anggaran Kementerian Rp50,2 Triliun
Berita Terkini
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
21 menit yang lalu
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
1 jam yang lalu
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
1 jam yang lalu
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
1 jam yang lalu
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
2 jam yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
2 jam yang lalu
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved