Koreksi IHSG Berpotensi Mulai Terbatas

Kamis, 19 Juni 2014 - 08:50 WIB
Koreksi IHSG Berpotensi...
Koreksi IHSG Berpotensi Mulai Terbatas
A A A
JAKARTA - Koreksi lanjutan pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi mulai terbatas. IHSG diperkirakan bergerak variatif (mixed) cenderung menguat.

Analis Teknikal Mandiri Sekuritas Ayyi Achmad Hidayah mengatakan, IHSG diperdagangkan di atas EMA 200 hari. Indeks masih memasuki fase konsolidasi dan bergerak di area fibo 100%.

“Koreksi lanjutan semakin terbatas jika gagal breakout support fibo 100% di level 4.875. Hari ini indeks akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat dengan kenaikan terbatas,“ kata dia dalam risetnya, Kamis (19/6/2014).

Dia memprediksi, IHSG hari ini akan bergerak pada level support 4.877 dan resistance pada level 4.902. Sementara IHSG didukung sentimen positif dari Wall Street.

Pasar saham Amerika Serikat (AS) membukukan reli kenaikan, seiring keyakinan The Fed akan pemulihan ekonomi negara Paman Sam itu. Penguatan diapresiasi dengan kenaikan indeks Dow Jones Industrial Avg sebesar 0,58% dan indeks S&P500 sebesar 0,77%.

Dari pasar Asia, pergerakan pasar saham Asia dibuka menguat. Apresiasi pasar saham Asia ditunjukkan oleh indeks Nikkei 225 sebesar 0,21% dan indeks KOSPI Composite di Korea Selatan 0,25%.

Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas juga terapresiasi. Harga minyak mentah WTI naik 0,29% ke posisi USD105,90 per barel. Sedangkan harga emas Comex menguat 0,43% ke level USD.278,20 per ons.

Dari dalam negeri, besarnya kebutuhan dolar AS (USD) untuk pembayaran dividen dan utang jatuh tempo membuat nilai tukar rupiah terus melemah. Bahkan, rupiah sempat menyentuh level terendahnya di angka 12.000 per USD. Bahkan IHSG juga turut tertekan, di tengah minimnya sentimen positif lanjutan.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Covid Naik Bikin IHSG...
Covid Naik Bikin IHSG Tercekik, Analis: Tak Akan Separah 2020
Tren Jangka Pendek IHSG...
Tren Jangka Pendek IHSG Aman Jika Tak Sentuh Level 5.972
Dipicu Lonjakan Kasus...
Dipicu Lonjakan Kasus Covid-19, IHSG Berpeluang Terkonsolidasi
IHSG Berbalik Melemah...
IHSG Berbalik Melemah Pagi Ini Usai Kehilangan 3,41 Poin
Ditutup di Zona Hijau,...
Ditutup di Zona Hijau, IHSG Balik Lagi ke Level 6.000
187 Saham Menguat Bikin...
187 Saham Menguat Bikin IHSG Pagi Ini Dibuka Kokoh
Berita Terkini
Purbaya Ungkap Fakta...
Purbaya Ungkap Fakta Mengejutkan soal Penangkapan Kepala BGN, Apa Itu?
1 jam yang lalu
Perluas Jangkauan Layanan...
Perluas Jangkauan Layanan TIC, Sucofindo Resmikan Kantor Pemasaran di Aceh
1 jam yang lalu
UI dan Binus Adu Inovasi...
UI dan Binus Adu Inovasi Kembangkan Desa Wisata Tomohon, Siapa Terpilih?
1 jam yang lalu
Modernland Realty Dorong...
Modernland Realty Dorong Pertumbuhan Bisnis Berbasis Keberlanjutan
2 jam yang lalu
Dari Banten untuk Indonesia:...
Dari Banten untuk Indonesia: Krakatau Steel dan Hebei Perkuat Ekosistem Baja Nasional
2 jam yang lalu
Rupiah Ambles ke Rp17.900,...
Rupiah Ambles ke Rp17.900, Siap-siap! Harga Tiket Pesawat Bakal Naik
2 jam yang lalu
Infografis
Wilayah Pesisir yang...
Wilayah Pesisir yang Berpotensi Dilanda Banjir Rob hingga 21 Juni
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved