KAI Imbau Calon Penumpang Segera Cetak Tiket
Kamis, 19 Juni 2014 - 11:29 WIB
KAI Imbau Calon Penumpang Segera Cetak Tiket
A
A
A
BANDUNG - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung mengimbau para calon penumpang kereta Lebaran yang sudah memiliki struk pembelian tiket untuk segera mencetaknya jauh sebelum waktu keberangkatan. Pasalnya, dikhawatirkan akan terjadi antrean panjang di loket pencetakan tiket pada hari keberangkatan.
Apalagi, diperkirakan 90% jumlah pembelian tiket dilakukan secara online. Informasi yang berhasil dihimpun, tiket kereta api angkutan Lebaran yang tercatat di PT KAI Daop 2 Bandung untuk 23-28 Juli 2014 sudah habis terjual.
Manager Humas PT KAI Daop 2 Bandung Zunerfin mengatakan, pencetakan tiket bisa dilakukan di mesin-mesin cetak tiket mandiri (CTM) di stasiun-stasiun. Di stasiun Daop 2 Bandung sudah disediakan dua unit komputer khusus untuk mencetak tiket mandiri.
"Para penumpang diharapkan mau menukarkan struk pembelian tiket segera, sehingga tidak menimbulkan kerugian. Mencetaknya jangan pas mau berangkat karena sama saja kalau begitu lantaran dipastikan akan terjadi antrean panjang kalau semua penumpang berpikiran sama," paparnya saat ditemui di kantornya.
Lebih lanjut Zunerfin mengatakan, para calon penumpang kereta Lebaran yang tercatat lebih dari 6.100 orang dari tanggal 23-28 Juli. Sementara untuk tanggal 22 Juli masih tersedia sekitar 50% dari jumlah tiket.
"Tiket untuk tanggal 21 Juli ke sini masih sangat banyak, begitupun dengan tanggal 29 Juli ke sana," terang Zunerfin.
Dia memastikan, para petugas sudah disiapkan untuk memandu para calon penumpang yang hendak mencetak tiket di pelayanan CTM. Selain itu, ada juga pelayanan melalui call center resmi PT KAI 121.
"Rencananya komputer untuk CTM akan ditambah seiring dengan pengalihan penjualan tiket ke loket eksternal pada tanggal 15 Juli mendatang. Ini dilakukan agar para penumpang tidak perlu mengantre lama," tuturnya.
Sementara itu, jika ada penumpang yang hendak melakukan pembatalan tiket paling lambat 30 menit sebelum keberangkatan.
"Pengembalian uangnya 30-40 hari ke depan setelah pembatalan agar para penumpang terhindar dari calo. Sementara uang yang dikembalikan ada pemotongan sebesar 25%," terang Zunerfin.
Apalagi, diperkirakan 90% jumlah pembelian tiket dilakukan secara online. Informasi yang berhasil dihimpun, tiket kereta api angkutan Lebaran yang tercatat di PT KAI Daop 2 Bandung untuk 23-28 Juli 2014 sudah habis terjual.
Manager Humas PT KAI Daop 2 Bandung Zunerfin mengatakan, pencetakan tiket bisa dilakukan di mesin-mesin cetak tiket mandiri (CTM) di stasiun-stasiun. Di stasiun Daop 2 Bandung sudah disediakan dua unit komputer khusus untuk mencetak tiket mandiri.
"Para penumpang diharapkan mau menukarkan struk pembelian tiket segera, sehingga tidak menimbulkan kerugian. Mencetaknya jangan pas mau berangkat karena sama saja kalau begitu lantaran dipastikan akan terjadi antrean panjang kalau semua penumpang berpikiran sama," paparnya saat ditemui di kantornya.
Lebih lanjut Zunerfin mengatakan, para calon penumpang kereta Lebaran yang tercatat lebih dari 6.100 orang dari tanggal 23-28 Juli. Sementara untuk tanggal 22 Juli masih tersedia sekitar 50% dari jumlah tiket.
"Tiket untuk tanggal 21 Juli ke sini masih sangat banyak, begitupun dengan tanggal 29 Juli ke sana," terang Zunerfin.
Dia memastikan, para petugas sudah disiapkan untuk memandu para calon penumpang yang hendak mencetak tiket di pelayanan CTM. Selain itu, ada juga pelayanan melalui call center resmi PT KAI 121.
"Rencananya komputer untuk CTM akan ditambah seiring dengan pengalihan penjualan tiket ke loket eksternal pada tanggal 15 Juli mendatang. Ini dilakukan agar para penumpang tidak perlu mengantre lama," tuturnya.
Sementara itu, jika ada penumpang yang hendak melakukan pembatalan tiket paling lambat 30 menit sebelum keberangkatan.
"Pengembalian uangnya 30-40 hari ke depan setelah pembatalan agar para penumpang terhindar dari calo. Sementara uang yang dikembalikan ada pemotongan sebesar 25%," terang Zunerfin.
(rna)
Lihat Juga :