FS Proyek Kilang Bontang Ditarget Tuntas Juni 2015

Senin, 23 Juni 2014 - 15:22 WIB
FS Proyek Kilang Bontang...
FS Proyek Kilang Bontang Ditarget Tuntas Juni 2015
A A A
JAKARTA - Pemerintah menargetkan studi kelayakan (feasibility study/FS) Kilang Bontang di Kalimantan Timur tuntas pada Juni 2015.

Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya (ESDM) Teguh Pamudji menuturkan, Kementerian Keuangan dan Kementerian ESDM telah sepakat proyek kilang Bontang akan dilakukan oleh konsultan di bawah Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Adapun anggaran yang dikeluarkan sebesar Rp200 miliar.

"Kami sepakat dengan Kemenkeu kilang di bangun dengan konsep kerja sama pemerintah dengan swasta," kata dia, di Jakarta, Senin (23/6/2014).

Menurut Teguh, kebutuhan dana untuk studi kelayakan berasal dari swasta. Hal ini setelah alokasi dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2014 untuk studi kelayakan pembangunan kilang sebesar Rp200 miliar telah dihapuskan.

"Dari swasta, KPS, termasuk yang untuk pembangunan kilang satu paket. Saya mekanisme belum tahu persis, apakah nanti menjadi komponen biaya keseluruhan atau terpisah, teknis implementasi saya kurang tahu persis,” ungkap dia.

Teguh mengatakan, hasil rapat dengan komisi VII DPR sepakat harus sudah ada persiapan antara Kementerian ESDM dan Kementerian Keuangan untuk anggaran, kajian kilang, dan siapa yang akan ditunjuk melakukan kajian kilang. "Itu yang kami sepakati," jelasnya.

Wakil Menteri ESDM, Susilo Siswoutomo mengatakan, saat ini pemerintah tengah merampungkan aturan terkait proyek kilang Bontang yang ditargetkan bisa diterbitkan pada Juni 2014.

Untuk merealisasikan pembangunan kilang Bontang, pemerintah telah menyediakan lahan seluas 900 hektare dan insentif fiskal berupa pembebasan pajak dalam periode tertentu (tax holiday) hingga 15 tahun. Pemerintah secara aktif mendorong pembangunan kilang seiring dengan ketergantungan yang makin besar terhadap impor bahan bakar minyak (BBM).

Seperti diketahui, Pemerintah berencana membangun kilang minyak baru di Bontang di atas lahan seluas 900 hektare. Kilang tersebut di antaranya ditargetkan memproduksi minyak mentah menjadi Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan kapasitas mencapai 300.000 barel per hari (bph).

Data Direktorat Minyak dan Gas Kementerian ESDM menyebutkan kapasitas kilang nasional saat ini mencapai 1,1 juta bph sedangkan produksi minyak nasional yang diolah kilang di dalam negeri hanya sekitar 649.000 bph.

Disisi lain, kebutuhan BBM nasional mencapai 1,25 juta bph. Artinya terdapat defisit 608.000 bph. Dengan demikian, pemerintah memperkirakan butuh dua kilang minyak baru yang masing-masing berkapasitas 300.000 bph.

Kilang di dalam negeri Indonesia saat ini terutama dimiliki PT Pertamina (Persero), yakni kilang Dumai, Sungai Pakning, Plaju, Cepu, Balikpapan, Kasim, Cilacap dan Balangon. Di luar itu ada kilang milik PT Trans Pacific Petrochemical Indotama dan kilang PT Tri Wahana Universal.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertamina Beberkan Pentingnya...
Pertamina Beberkan Pentingnya Membangun Kilang Minyak Baru di Tanah Air
Lifting Minyak Saban...
Lifting Minyak Saban Tahun Turun Dianggap Wajar, Ini 5 Penyebabnya
34 Tahun Tanpa Kilang...
34 Tahun Tanpa Kilang Minyak Baru di Indonesia, Dua Faktor Ini Penyebabnya
Kilang Dumai Setop Beroperasi...
Kilang Dumai Setop Beroperasi Pascaledakan, Begini Cara Pertamina Amankan Pasokan BBM
Penampakan Kebakaran...
Penampakan Kebakaran Hebat Kilang Minyak Cilacap
BREAKING NEWS! Tangki...
BREAKING NEWS! Tangki Kilang Minyak Cilacap Terbakar
Berita Terkini
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
11 menit yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
3 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
9 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
9 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
10 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
11 jam yang lalu
Infografis
9 Kombes Pol Pecah Bintang...
9 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dimutasi Kapolri Akhir Juni 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved