OJK Gaet Kemenkominfo Stop SMS Penawaran Produk

Senin, 23 Juni 2014 - 17:32 WIB
OJK Gaet Kemenkominfo...
OJK Gaet Kemenkominfo Stop SMS Penawaran Produk
A A A
JAKARTA - Deputi Komisioner Manajemen Strategis 1B OJK Lucky Fathul mengatakan, pihaknya telah melakukan penandatanganan kerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) untuk menyetop pesan singkat (SMS) penawaran produk atau layanan dari lembaga keuangan di Indonesia.

"Ada juga lembaga perusahaan swasta yang menawarkan jasa seperti itu. Jadi OJK telah melakukan penandatanganan kerja sama dengan Menkominfo, terkait kesepakatan sebagai regulator dari informatika dan kita sebagai pengawas lembaga jasa Keuangan. Secara bersama kita mengatur sedemikian rupa untuk tidak terjadi seperti itu lagi," terang dia di Gedung OJK, Jakart, Senin (23/6/2014).

Namun, dia enggan menyebutkan nama lembaga keuangan yang sering mengirimkan pesan singkat penawaran produk tersebut. Dia berdalih, ini akan menjatuhkan kredibilitas lembaga keuangan tersebut dan bahkan bisa bangkrut.

"Jadi semua kita sampaikan kepada bank, kita mencoba untuk itu dilarang. Kedua, multi finance, keuangan kan banyak lembaga keuangan non bank. Sekarang banyak perusahaan swasta yang memang mengirimkan seperti itu juga," katanya.

Selain itu, pemerintah sebagai regulator juga telah bekerja sama dengan provider yang dapat dengan mudah bertukar informasi terkait hal tersebut.

"Jadi sebetulnya ada aturan bahwa harusnya provider menyadari bahwa ada aturan kita memaksakan satu informasi kepada nomor yang tidak diminta persetujuan dari pemilik gadget," terang Lucky.

Namun, dia mengaku pihaknya tidak menerapkan sanksi bagi lembaga jasa keuangan yang masih mengirimkan pesan singkat tersebut, karena ini bersifat imbauan.

"Itu kan imbauan, persuasif sifatnya. Kita hanya mengingatkan bahwa ini sudah meresahkan masyarakat. Tapi dulu banyak kan bisa 5-10 (SMS), sekarang tinggal 3 atau 2. Sekarang sudah semakin jarang," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
OECD/INFE - OJK Conference...
OECD/INFE - OJK Conference di Bali
OJK Gelar Edukasi Keuangan...
OJK Gelar Edukasi Keuangan untuk Pelajar
OJK Beri Dua Stimulus...
OJK Beri Dua Stimulus Lanjutan Bagi Sektor Industri Keuangan Non Bank
Bikin Cemas Banyak Orang,...
Bikin Cemas Banyak Orang, Ini Detail Aturan Main POJK Stimulus Covid-19
OJK Pastikan Sektor...
OJK Pastikan Sektor Jasa Keuangan Pada Level Terkendali
OJK Menyadari Pentingnya...
OJK Menyadari Pentingnya GRC Terintegrasi di Sektor Jasa Keuangan
Berita Terkini
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
5 menit yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
21 menit yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
50 menit yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
1 jam yang lalu
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
2 jam yang lalu
Infografis
Sejumlah Pabrik di China...
Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi Akibat Tarif AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved