AAJI Catat Penurunan Pendapatan Premi 1,5%

Rabu, 25 Juni 2014 - 16:20 WIB
AAJI Catat Penurunan...
AAJI Catat Penurunan Pendapatan Premi 1,5%
A A A
JAKARTA - Kinerja keuangan industri asuransi jiwa merosot pada akhir kuartal I/2014. Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat total pendapatan premi pada tiga bulan pertama tahun ini sebesar Rp25,65 triliun atau turun 1,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp26,05 triliun.

Penurunan kinerja tersebut disebabkan oleh penurunan total premi bisnis baru sebesar 15,5% dari Rp17,16 triliun menjadi Rp14,51 triliun.

Kepala Departemen Komunikasi AAJI Nini Sumohandoyo mengatakan, penurunan total premi bisnis baru pada kuartal I karena adanya dampak volatilitas pasar dan gejolak ekonomi tahun lalu, serta investor yang masih menunggu hasil pemilihan presiden pada 9 Juli mendatang.

“Sekarang kinerja keuangan asuransi agak melambat karena kesibukan pemilu. Tapi kami yakin setelah proses ini beres, iklim kita pasti akan membaik,” kata Nini saat konferensi pers laporan kinerja keuangan kuartal I/2014 AAJI di Jakarta, Rabu (25/6/2014).

Dia juga meyakini, pendapatan dapat tumbuh sekitar 20% hingga akhir tahun. Menurutnya, optimisme ini didasarkan oleh beberapa faktor, diantaranya tingkat pertumbuhan tertanggung individu yang meningkat serta klaim surrender atau putus kontrak yang menurun.

“Meningkatnya kepercayaan nasabah terhadap industri asuransi jiwa juga tercermin dari menurunnya jumlah klaim surrender sebesar 39,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” terangnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jumlah Klaim Asuransi...
Jumlah Klaim Asuransi Jiwa Terus Meningkat
Insentif Pajak Bagi...
Insentif Pajak Bagi Pemegang Polis Dinanti di Tengah Pagebluk Covid-19
BRINS Dinobatkan Sebagai...
BRINS Dinobatkan Sebagai Asuransi Terbaik 2021
Ckckck, Kuartal I Pendapatan...
Ckckck, Kuartal I Pendapatan Asuransi Jiwa Naik Lebih dari 13 Ribu Persen
Lampaui Kinerja Pra-Pandemi,...
Lampaui Kinerja Pra-Pandemi, Industri Asuransi Jiwa Raih Pendapatan Rp62 Triliun
Seruan Bikin Lembaga...
Seruan Bikin Lembaga Penjamin Pemegang Polis Kembali Mencuat, Ini Sebabnya
Berita Terkini
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
16 menit yang lalu
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
53 menit yang lalu
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
1 jam yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
1 jam yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
3 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
4 jam yang lalu
Infografis
Pendapatan Arab Saudi...
Pendapatan Arab Saudi dari Pelaksanaan Haji Rp248,2 Triliun Per Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved