BRAU Belum Sepakati Renegosiasi Kontrak

Senin, 30 Juni 2014 - 18:52 WIB
BRAU Belum Sepakati...
BRAU Belum Sepakati Renegosiasi Kontrak
A A A
JAKARTA - PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU) menyatakan belum menyepakati renegosiasi kontrak Perjanjian Karya Pengusaha Batubara (PKP2B ) sesuai dengan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Mineral dan Batubara.

Presiden Direktur BRAU Amir Sambodo mengatakan, saat ini poin renegosiasi yang belum dapat disepakati adalah masalah perluasan lahan.

"Mengenai luas lahan BRAU sesuai dengan sekarang kita dalam proses renegosiasi pemerintah kita harapkan selesai secepatnya," kata Amir usai menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan, di Jakarta, Senin (30/6/2014).

Amir menambahkan, selain itu BRAU juga belum bisa menyepakati pengenaan pajak bahan bakar. Menurutnya pajak tersebut tidak sesuai dengan kontrak.

"Poin utama dua hal area, sama ada persoalan pajak, kalau kita sesuai dengan kontrak tax fuel, pajak untuk bahan bakar," paparnya.

Selain renegosiasi kontrak, BRAU juga sedang melakukan renegosiasi target produksi batu bara tahun ini dengan pemerintah. Amir mengungkapkan pemerintah ingin produksi batu bara BRAU hanya sebesar 22,5 juta ton, sedangkan BRAU sendiri menginginkan 26 juta ton.

"Target produksi, Kami mengajukan target 26 juta meski pemerintah menunjukan izin 22,5 juta ton. Kami menegosiasi mengajukan ke plan awal 26 juta," pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Resmikan Head Office...
Resmikan Head Office PT MNC Energy Investments Tbk, Ini Pesan Khusus dari HT
PT Pertamina Geothermal...
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Resmi IPO
MNC Energy Investments...
MNC Energy Investments Targetkan Seluruh Tambang Raih Proper Biru di 2026
MNC Energy Investments...
MNC Energy Investments dan KPP Mining Jalin Kerja Sama Jasa Pertambangan Batubara Senilai Rp5 T
Boy Thohir Menjaga Performa...
Boy Thohir Menjaga Performa Bisnis Adaro di Tengah Pandemi
Makin Gencar Ekspansi,...
Makin Gencar Ekspansi, IATA Akuisisi Perusahaan Migas di Papua Barat
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
5 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
5 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
6 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
6 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
7 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
7 jam yang lalu
Infografis
Masih Menjadi Misteri,...
Masih Menjadi Misteri, Benarkah Harimau Jawa Belum Punah?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved