Kepatuhan Terhadap Regulasi Internasional Cegah IUU Fishing

Senin, 30 Juni 2014 - 21:13 WIB
Kepatuhan Terhadap Regulasi...
Kepatuhan Terhadap Regulasi Internasional Cegah IUU Fishing
A A A
JAKARTA - Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap semakin menunjukkan perannya dalam memberantas Illegal, Unreported and Unregulated Fishing (IUU Fishing) dengan terus mengedukasi para pelaku perikanan untuk dapat mematuhi regulasi penangkapan ikan khususnya dalam tataran internasional.

“Sejak 2012 hingga saat ini, tidak ada satu kapal Indonesia pun yang berada dalam daftar IUU list di Regional Fisheries Management Organizations (RFMOs),” ungkap Direktur Jenderal Perikanan Tangkap, Gelwynn Jusuf dalam siaran persnya, Senin (30/6/2014).

Melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan, Indonesia berperan aktif dalam pemberantasan IUU Fishingdengan aktif dalam RFMOs yang di antaranya adalah Indian Ocean Tuna Commission (IOTC), Commission on the Conservation of Southern Bluefin Tuna (CCSBT), Western Central Pacific Fisheries Commission (WCPFC) dan Inter-American Tropical Tuna Commission (IATTC).

Dia melanjutkan, keikutsertaan Indonesia dalam organisasi regional dalam pengelolaan perikanan tersebut secara otomatis memberikan tanggung jawab dalam melakukan pemanfaatan sumberdaya ikan terutama tuna secara bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Menurut dia, bentuk tanggung jawab tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan seluruh tindakan pengelolaan dan konservasi yang diadopsi oleh RFMOs baik oleh pemerintah maupun pelaku usaha.

“Kelalaian dalam pelaksanaan tindakan pengelolaan dan konservasi tersebut dapat menimbulkan kerugian bagi Indonesia,” papar dia.

Selain itu, Indonesia juga berperan aktif sejak tahun 2011 dalam forum Regional Plan of Action (RPOA) IUU Fishing yang ditindaklanjuti dengan diterbitkannya Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor KEP/50/MEN/2012 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan IUU Fishing Tahun 2012–2016.

Keputusan Menteri KP ini dimaksudkan sebagai acuan bagi setiap unit organisasi di lingkungan KKP dalam mencegah dan menanggulangi kegiatan IUU Fishing sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing unit kerja dan juga sebagai bahan koordinasi dengan kementerian atau instansi lain yang terkait.

Kementerian Kelautan dan Perikanan juga telah melakukan bimbingan teknis maupun sosialisasi terkait resolusi dan Conservation Management Measures (CMM) baik bagi petugas pemerintah di pusat, daerah, maupun pelaku usaha.

Upaya ini dilaukan untuk bersama-sama memahami aturan-aturan yang telah diadopsi oleh RFMOs, sehingga kapal-kapal Indonesia terhindar dari kemungkinan melakukan IUU Fishing.

Hal paling penting yang dilakukan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam mencegah IUU Fishing diantaranya adalah dengan pengaturan izin usaha penangkapan ikan, mengeluarkan Peraturan Menteri KP Nomor 18 tahun 2010 tentang Logbook Penangkapan Ikan dan Peraturan Menteri Nomor 1 tahun 2013 tentang Petugas Pemantau Kapal Penangkap Ikan dan Pengangkut Ikan serta menerapkan prinsip-prinsip kelestarian seperti penutupan area penangkapan.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian Kelautan...
Kementerian Kelautan dan Perikanan Berhentikan Dirjen Perikanan Tangkap
Menteri Kelautan dan...
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo Ditangkap KPK
Meski Ada Pandemi, Nilai...
Meski Ada Pandemi, Nilai Ekspor Perikanan Meningkat Jadi USD1,24 Miliar
RI Rangking 4 Eksportir...
RI Rangking 4 Eksportir Perikanan ke China, Atdag: Aturan Rumit
KKP Berikan Stimulus...
KKP Berikan Stimulus Bagi Pembudidya Ikan
Dorong Industrialisasi...
Dorong Industrialisasi Rumput Laut Nasional Demi Genjot Nilai Ekspor
Berita Terkini
Astra Masuk Daftar Tempat...
Astra Masuk Daftar Tempat Kerja Terbaik di Asia, Borong 3 Penghargaan Sekaligus
28 menit yang lalu
Panel Energi SPIEF 2026...
Panel Energi SPIEF 2026 Bahas Prospek Harga Minyak Tahun Depan, Bakal Tembus USD170 per Barel?
48 menit yang lalu
Tsingshan Dorong Kolaborasi...
Tsingshan Dorong Kolaborasi Hilirisasi Nikel Ramah Lingkungan di Indonesia
56 menit yang lalu
Rupiah Melemah, Perajin...
Rupiah Melemah, Perajin Tahu Tempe Gelisah Imbas Lonjakan Harga Kedelai Impor
1 jam yang lalu
Dibangun PTPP, RSUD...
Dibangun PTPP, RSUD Thohir Krui Diresmikan Presiden Prabowo
1 jam yang lalu
IHSG Menguat 2,67% Sore...
IHSG Menguat 2,67% Sore Ini, Ditutup di Level 5.900
2 jam yang lalu
Infografis
Kapal Bantuan Gaza Dibom...
Kapal Bantuan Gaza Dibom Israel di Perairan Internasional
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved