IHSG Berpotensi Menguji Resistance 4.889

Selasa, 01 Juli 2014 - 08:45 WIB
IHSG Berpotensi Menguji...
IHSG Berpotensi Menguji Resistance 4.889
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini dipperkirakan akan bergerak variatif dengan kecenderungan menguat. IHSG berpotensi menguji level resistance 4.889.

Analis Teknikal PT Mandiri Sekuritas Ayyi Achmad Hidayah mengatakan, IHSG konsolidasi dan bergerak tertahan di EMA 50. “Hari ini indeks akan bergerak mixed to up coba menguji resistance di 4.889,“ kata dia dalam risetnya, Selasa (1/7/2014).

Dia memperkirakan, IHSG hari ini akan bergerak pada level support 4.856 dan resistance pada level 4.889. Sementara, Wall Street pada perdagangan Senin ditutup terkoreksi. Pasar saham Amerika Serikat kembali melemah seiring data ekonomi Paman Sam yang bergerak mixed. Pelemahan dialami indeks Dow Jones Industrial Avg sebesar 0,15% dan indeks S&P500 sebesar 0,04%.

Dari pasar Asia, pergerakan pasar saham dipengaruhi oleh rilis data ekonomi China. Apresiasi pasar saham Asia ditunjukkan oleh indeks Nikkei 225 sebesar 0,08%. Sedangkan indeks KOSPI Composite di Korea Selatan melemah 0,46%.

Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas terapresiasi. Harga minyak mentah WTI naik 0,15% ke level USD105,53 per barel. Sedangkan harga emas Comex menguat 0,34% ke posisi USD1.326,50 per ons.

Sementara sentimen dari dalam negeri, berupa inflasi tahunan diprediksi akan melunak menjadi 6,77%, dari bulan sebelumnya 7,32%. “Kondisi itu disebabkan oleh inflasi Juni 2014 yang mencapai 1,02% (MoM) dan didorong oleh kenaikan harga BBM bersubsidi,“ ujarnya.

Di sisi lain, neraca perdagangan Mei 2014 diprediksi akan surplus tipis USD85 juta dari defisit USD2 miliar pada April 2014. Surplus didorong oleh kinerja ekspor minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dan batu bara yang kemungkinan dapat mengimbangi kegiatan impor yang besar pada Mei 2014.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Akhiri Pekan di Zona...
Akhiri Pekan di Zona Hijau, IHSG Ditutup Naik ke Level 6.072
IHSG Diramal Masih Lesu,...
IHSG Diramal Masih Lesu, Hari Ini Potensi di Kisaran 6.047-6.107
Menunggu Data Ekonomi...
Menunggu Data Ekonomi AS, IHSG Masih Berpeluang Menguat
IHSG Kebakaran, Saham...
IHSG 'Kebakaran', Saham Farmasi dan Telekomunikasi Tetap 'Adem'
IHSG Berpeluang Reli...
IHSG Berpeluang Reli di 6.078-6.150, Cermati Saham Ini
Varian Delta Masih Jadi...
Varian Delta Masih Jadi Sentimen Utama di Pasar Saham
Berita Terkini
Borong 20 Pesawat Boeing...
Borong 20 Pesawat Boeing Rp126 T, Taipan Filipina Selamatkan Maskapai Nasional dari Kebangkrutan
7 menit yang lalu
IHSG Senin Depan Diprediksi...
IHSG Senin Depan Diprediksi Lanjut Koreksi, Cermati Area 6.074-6.146
1 jam yang lalu
Ramalan Goldman Sachs...
Ramalan Goldman Sachs soal Harga Minyak Dunia Diwarnai Skenario Buruk Tembus USD145 per Barel
1 jam yang lalu
Ini Daftar Lengkap 60...
Ini Daftar Lengkap 60 Negara Terdampak Tarif Baru AS: Indonesia Kena 10%, Siapa Digetok 12,5%?
2 jam yang lalu
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
13 jam yang lalu
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
13 jam yang lalu
Infografis
Bina Siswa Nakal di...
Bina Siswa Nakal di Barak Militer, Maarif Institut: Berpotensi Merusak Sistem Pendidikan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved