Pengusaha Kecewa Debat Capres Tak Singgung Isu Pariwisata

Selasa, 01 Juli 2014 - 15:53 WIB
Pengusaha Kecewa Debat...
Pengusaha Kecewa Debat Capres Tak Singgung Isu Pariwisata
A A A
JAKARTA - Pelaku usaha pariwisata kecewa lantaran isu pariwisata samasekali tidak disinggung dalam empat kali debat capres-cawapres.

Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Association of the Indonesian Tour and Travel (Asita) Asnawi Bahar mengaku kecewa dan menyesalkan hal tersebut. Menurutnya, tidak disinggungnya kepariwisataan dalam materi debat justru akan merugikan para capres-cawapres itu sendiri.

"Kita kecewa kedua capres tidak samasekali menyebut kepariwisataan. Padahal, Indonesia ke depan hidup dari pariwisata," ujarnya saat dihubungi di Jakarta, Selasa (1/7/2014).

Tahun lalu sektor pariwisata menyumbang devisa Indonesia sebesar USD10,6 miliar. Belum lagi serapan tenaga kerja sektor ini yang mencapai 9 juta orang. Karenanya, tidak disinggungnya pariwisata dalam debat membuat capres-cawapres berpotensi kehilangan suara atau dukungan dari insan pariwisata.

"Anggota Asita saja ada 7.000 di seluruh Indonesia, lalu kalau dikaitkan dengan seluruh jumlah pekerja pariwisata jumlahnya sangat signifikan. Kami menunggu dari mulut calon itu sikap mereka terhadap pariwisata, dan saya berharap ada pembahasan ke depan. Kalau tidak, mereka rugi dan kami menjadi bagian yang tidak menentukan sikap secara signifikan," cetusnya.

Menurut Asnawi, pariwisata merupakan sektor perekonomian yang bersentuhan dan berdampak langsung pada masyarakat. Sehingga, pembahasan isu pariwisata akan lebih mengena ketimbang makro ekonomi yang tidak dipahami masyarakat awam.

"Kami heran kenapa KPU juga tidak samasekali memasukkan isu pariwisata? Apakah pariwisata tidak bagian dari ekonomi Indonesia? Saya enggak mengerti, mungkin KPU sendiri juga tidak mengerti pariwisata itu seperti apa?" tukasnya.

Senada, World Product Manager Pacto Ade Rachmadi menyayangkan absennya isu pariwisata dalam debat capres-cawapres. Padahal, pariwisata merupakan perekonomian yang multiefek, dimana pengembangan satu kawasan wisata bisa menggerakkan perekonomian masyarakat di sekitarnya. "Seharusnya para calon ini di-breakdown juga dari segi pariwisata," ujarnya.

Ketua Umum Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Didin Junaedy menambahkan, saat ini pariwisata sudah masuk dalam rencana pembangunan jangka panjang dan menengah (RPJPM) 2015-2019 yang disusun Bappenas. Sehingga, presiden terpilih sudah semestinya memperhatikan hal ini.

"Pariwisata ini alurnya ke ekonomi, jangan di budaya atau kesra. Jadi, pariwisata nanti harus menjadi salah satu prioritas penbangunan ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat karena pariwisata itu langsung bersinggungan dengan rakyat," tegasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jadi Momok Wisatawan,...
Jadi Momok Wisatawan, Aturan Karantina Pariwisata Dihapus?
World Tourism Day 2020...
World Tourism Day 2020 Jadi Momentum Pengembangan Pariwisata di Pedesaan
Dongkrak Pariwisata,...
Dongkrak Pariwisata, Jabar Kembangkan 76 Objek Wisata Baru Berbasis Alam
Kehadiran Wahana Terbesar...
Kehadiran Wahana Terbesar Bakal Bangkitkan Pariwisata Bali
Dorong Pariwisata Indonesia...
Dorong Pariwisata Indonesia Makin Mendunia Lewat Konten YouTube
Federasi Pariwisata...
Federasi Pariwisata Sarbumusi Dukung Pemerintah Percepat Pemulihan Pariwisata
Berita Terkini
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
15 menit yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
37 menit yang lalu
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
58 menit yang lalu
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
2 jam yang lalu
Acaraki Jamu Festival...
Acaraki Jamu Festival 2026 Dorong Jamu Jadi Penggerak Ekonomi Nasional
2 jam yang lalu
Purbaya Gelontorkan...
Purbaya Gelontorkan Rp11 Triliun Stabilkan Pasar SBN di Pasar Sekunder
3 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved