Rupiah Berakhir Terapresiasi ke Rp11.864/USD
Selasa, 01 Juli 2014 - 16:16 WIB
Rupiah Berakhir Terapresiasi ke Rp11.864/USD
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini berakhir menguat. Penguatan ini di tengah positifnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg hari ini ditutup pada level Rp11.864 per USD. Posisi ini terapresiasi 11 poin dibanding kemarin di level Rp11.875 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.920 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat di level Rp11.763 per USD dan terlemah di level Rp11.920 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.798 per USD. Posisi ini menguat 171 poin dibanding posisi pada penutupan Senin (30/6/2014) di level Rp11.969 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini pada level Rp11.853 per USD, dengan kisaran harian Rp11.808-Rp11.915. Posisi ini menguat 85 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.938 per USD.
Sementara data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah hari ini pada level Rp11.856 per USD. Posisi ini lebih buruk 22 poin dibanding penutupan hari kemarin Rp11.834 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, menguatnya rupiah hari ini didukung data makro ekonomi, seperti inflasi Juni 0,43%, yang merupakan terendah dalam lima tahun terakhir dan neraca perdagangan Mei yang mengalami surplus USD69,9 juta.
"Rupiah menguat terimbas perbaikan kinerja neraca perdagangan Indonesia bulan Mei dan rendahnya laju inflasi bulan Juni," kata dia, Selasa (1/7/2014).
Sementara IHSG sore ini berakhir di zona hijau setelah merespon positifnya data makro ekonomi. IHSG menguat 6,24 poin atau 0,13% ke level 4.884,83.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg hari ini ditutup pada level Rp11.864 per USD. Posisi ini terapresiasi 11 poin dibanding kemarin di level Rp11.875 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.920 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat di level Rp11.763 per USD dan terlemah di level Rp11.920 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.798 per USD. Posisi ini menguat 171 poin dibanding posisi pada penutupan Senin (30/6/2014) di level Rp11.969 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini pada level Rp11.853 per USD, dengan kisaran harian Rp11.808-Rp11.915. Posisi ini menguat 85 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.938 per USD.
Sementara data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah hari ini pada level Rp11.856 per USD. Posisi ini lebih buruk 22 poin dibanding penutupan hari kemarin Rp11.834 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, menguatnya rupiah hari ini didukung data makro ekonomi, seperti inflasi Juni 0,43%, yang merupakan terendah dalam lima tahun terakhir dan neraca perdagangan Mei yang mengalami surplus USD69,9 juta.
"Rupiah menguat terimbas perbaikan kinerja neraca perdagangan Indonesia bulan Mei dan rendahnya laju inflasi bulan Juni," kata dia, Selasa (1/7/2014).
Sementara IHSG sore ini berakhir di zona hijau setelah merespon positifnya data makro ekonomi. IHSG menguat 6,24 poin atau 0,13% ke level 4.884,83.
(rna)