PGN Alokasikan USD500 Juta Genjot Jaringan Pipa Gas

Kamis, 03 Juli 2014 - 14:51 WIB
PGN Alokasikan USD500...
PGN Alokasikan USD500 Juta Genjot Jaringan Pipa Gas
A A A
JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara (PGN) mengalokasikan dana sebesar USD300 juta-USD500 juta atau sekitar Rp3,57 triliun-Rp5,95 triliun untuk menggenjot pengembangan jaringan pipa gas.

Direktur Perencanaan Investasi dan Manajemen Resiko PGN Wahid Sutopo mengatakan, perseroan sepanjang tahun ini mengembangan jaringan distribusi pipa gas di sejumlah wilayah.

"Tahun ini memang ada alokasi untuk pengembangan jaringan, totalnya itu antara USD300 juta-USD500 juta. Tapi tentu pemanfaatan akan kita lihat sesuai kemajuan pengembangan,” kata dia di Jakarta, Kamis (3/7/2014).

PGN tahun ini mengembangkan jaringan distribusi di Lampung dan Jawa Tengah. Wahid berharap, dukungan dari semua pihak, khususnya pemerintah daerah untuk pengembangan jaringan distribusi pipa gas PGN.

"Kami berharap ada dukungan semua pihak untuk mendukung kelancaran usaha ini. Kami melihat adanya kebutuhan yang cukup mendesak dari industri dan masyarakat untuk kebutuhan gas. Dari sisi pemerintah daerah banyak support, baik di Lampung, Jawa Tengah dan juga Jawa Timur," ungkap Wahid.

Pengembangan pipa distribusi di Jawa Tengah, kata Wahid, diawali dengan pembangunan pipa yang menghubungkan Takodang dan Tambak Lorok.

"Kemarin sudah dilakukan peluncuran yang di Jateng, itu kita mengawali pembangunan pipa dari Takodang sampai Tambak Lorok. Juga pengembangan klaster CNG di wilayah Semarang, jaringan distribusi di Lampung, dan juga penguatan infrastrukstur dan jaringan di wilayah Jawa bagian barat,” tutur dia.

Menurut Wahid, saat ini semua pengembangan jaringan distribusi tersebut sudah sampai tahap penyelesaian dan menunggu perizinan maupun dalam tahap persiapan.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Inovasi Pemasaran, PGN...
Inovasi Pemasaran, PGN Gencarkan Strategi Omnichannel
Dukungan Penuh Pemerintah...
Dukungan Penuh Pemerintah dalam Penguatan Pasokan Gas di Sebagian Jabar dan Sumatera
Dapat Gas Murah dari...
Dapat Gas Murah dari PGN, Baja Krakatau Steel Bakal Kompetitif
Kolaborasi PGN-MRT Menegaskan...
Kolaborasi PGN-MRT Menegaskan Komitmen Menuju Energi Bersih
Pengumuman, PGN Akan...
Pengumuman, PGN Akan Berubah Nama Jadi Pertamina Gas Negara
Komitmen PGN Pasok Gas...
Komitmen PGN Pasok Gas Bumi untuk Kelistrikan Secara Berkelanjutan
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
2 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
2 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
3 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
4 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
4 jam yang lalu
Infografis
Gaji Pokok Tentara Pakistan,...
Gaji Pokok Tentara Pakistan, Sersan Rp14 Juta Per Bulan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved