Pasca Lebaran Nozzle BBM Bersubsidi Akan Dikurangi

Jum'at, 04 Juli 2014 - 19:49 WIB
Pasca Lebaran Nozzle...
Pasca Lebaran Nozzle BBM Bersubsidi Akan Dikurangi
A A A
JAKARTA - Pemerintah berencana akan mengurangi jumlah kran pengisi (nozzle) bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di setiap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) untuk menekan konsumsi BBM bersubsidi.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Edy Hermantoro mengatakan, pengurangan nozzle BBM bersubsidi tidak dilaksanakan dalam waktu dekat. Kemungkinan, lanjut dia, pengurangan nozzle BBM bersubsidi baru dapat dilaksanakan pada Agustus mendatang.

"Kami upayakan Agustus. Jadi kami upayakan agar kuota yang ditetapkan sebesar 46 juta bisa dimanfaatkan dengan baik," katanya, di Jakarta, Jumat (4/7/2014).

Saat ini, lanjut Edy, Kementerian ESDM telah menginstruksikan kepada PT Pertamina (persero) untuk melaksanakan kebijakan pengurangan nozzle dengan bekerjasama dengan Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas). Lantaran tidak semua SPBU milik Pertamina merupakan milik pengusaha yang tergabung dalam Hiswana Migas.

"Pertamina perlu bicara dengan Hiswana Migas. Tidak semua SPBU dikuasai Pertamina" kata dia.

Seperti diketahui, sebelumnya pemerintah menegaskan akan menjaga ketat kuota bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi sebesar 46 juta kiloliter (kl) tahun ini yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan Dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2014.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengamat: Subsidi Langsung...
Pengamat: Subsidi Langsung Jadi Solusi Masalah Penyaluran BBM
Kuota BBM Subsidi Tahun...
Kuota BBM Subsidi Tahun Depan Disepakati, Ini Rinciannya
Kasus Penyalahgunaan...
Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Bareskrim: Pelaku Tampung dari Sejumlah SPBU
Kuota BBM Pertalite...
Kuota BBM Pertalite Menipis, Butuh Tambahan 6 Juta KL hingga Akhir 2022
Kuota BBM Pertalite...
Kuota BBM Pertalite Menipis, Tinggal Tersisa 4 Juta Kiloliter
Solar Subsidi di Natuna...
Solar Subsidi di Natuna Dinikmati Masyarakat Menengah ke Atas, Pengawasan Pertamina Dinilai Lemah
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
27 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
57 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
11 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved