Tiket KA Ekonomi Batal Naik

Minggu, 06 Juli 2014 - 16:45 WIB
Tiket KA Ekonomi Batal...
Tiket KA Ekonomi Batal Naik
A A A
SOLO - Direktur Utama (Dirut) PT Kereta Api Indonesia (KAI) Ignasius Jonan membenarkan, rencana kenaikan harga tiket kereta api (KA) ekonomi jarak menengah dan jauh, batal dilangsungkan. Mengingat anggaran Public Service Obligation (PSO) atau subsidi bagi PT KAI sebesar Rp 1,2 triliun tetap dialokasikan oleh pemerintah.

Meski demikian, pihaknya hingga saat ini masih belum menerima dokumen resmi baik dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) maupun Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terkait dengan hal tersebut.

“Baru konfirmasi lisan dari Dirjen (Direktur Jenderal) Anggaran (Kementerian Keuangan) Askolani. PSO tetap ada dan (harga) tiket (KA) ekonomi (menengah dan jauh) dengan harga PSO (yang dijual). Jadi tanggal 1 September (2014), itu tidk berlaku (kenaikan harga tiket),” ujar Jonan kepada wartawan ketika melakukan inspeksi dan pengecekan angkutan Lebaran di Stasiun Solo Balapan, belum lama ini.

Walaupun baru sebatas lisan, pihaknya akan tetap memberlakukan harga tiket KA secara normal dan sesuai dengan PSO. Dia menginformasikan bahwa anggaran PSO yang diberikan baru sebatas untuk tahun 2014 ini. Sejauh ini diungkapkannya, belum ada pembicaraan PSO untuk tahun berikutnya.

“Kita langsung jalankan dan tetap berjalan jual (harga tiket KA) normal. Normal dan nggak normal itu tergantung ada PSO atau tidak. (PSO untuk tahun 2015) Belum, baru untuk tahun (2014) ini,” jelasnya.

Sementara itu, Manager Humas PT KAI Daerah Operasional (Daop) 6 Yogyakarta Bambang Setiyo Prayitno, sebelumnya sempat mengutarakan bahwa harga tiket KA ekonomi jarak menengah dan jauh akan mengalami penyesuaian tarif pada 1 September 2014. Hal ini seiring dengan dipangkasnya anggaran Kemenhub dalam APBN Perubahan 2014. Sehingga berdampak pada besaran PSO untuk KA tersebut. Namun hal tersebut urung dilakukan karena pemerintah tetap mengalokasikan anggaran PSO senilai Rp 1,2 triliun untuk KA ini.
(dyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Tiket Kereta Api...
Harga Tiket Kereta Api Jarak Jauh Naik 40%
KAI Tambah Kereta Jarak...
KAI Tambah Kereta Jarak Jauh, Ini Rincian Rute dan Jadwalnya
KA Lokal Daop I Jakarta...
KA Lokal Daop I Jakarta Masih Belum Operasi hingga 31 Juli 2020
5 KA Jarak Jauh Beroperasi...
5 KA Jarak Jauh Beroperasi dari Daop 1 Jakarta Mulai 3 Juli 2020, Ini Daftarnya
KAI Siapkan Protokol...
KAI Siapkan Protokol Khusus Hadapi Skenario New Normal
Waktu Perjalanan KA...
Waktu Perjalanan KA Akan Singkat dan Jadwal Keberangkatan Berubah, Awas Telat!
Berita Terkini
MengEmaskan Indonesia,...
MengEmaskan Indonesia, Wamenaker Jadi Saksi Keunggulan Manajerial Pegadaian
6 jam yang lalu
Produksi CPO RI Capai...
Produksi CPO RI Capai 53 Juta Ton, Hilirisasi Sawit Perlu Dipercepat
7 jam yang lalu
Tinggalkan Jas dan Dasi,...
Tinggalkan Jas dan Dasi, Pekerja Kantoran di Jepang Boleh Pakai Celana Pendek dan Kaus Oblong
8 jam yang lalu
BI: Penyerapan Tenaga...
BI: Penyerapan Tenaga Kerja RI Melambat di Triwulan II 2026
8 jam yang lalu
JTrust Bank Gandeng...
JTrust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko Dukung Pembinaan Atlet Nasional
8 jam yang lalu
Ekonom Beberkan Utang...
Ekonom Beberkan Utang Pemerintah Indonesia, Nilainya Tembus Segini
9 jam yang lalu
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved