Tingkat Okupansi Bus Diyakini Meningkat Mudik Tahun ini

Minggu, 06 Juli 2014 - 17:25 WIB
Tingkat Okupansi Bus...
Tingkat Okupansi Bus Diyakini Meningkat Mudik Tahun ini
A A A
BANDUNG - Tingkat penumpang jalur darat pada momen mudik tahun ini diyakini meningkat. Menurut data yang dihasilkan survei kebutuhan angkutan lebaran 2014 yang dilakukan Organda dengan Balitbang Kemenhub, pertumbuhan pemudik ke Bandung Raya sebesar 6,72%.

Sekjen DPP Organda Andriansyah mengatakan, pertumbuhan ini merupakan peluang bagi para pengusaha angkutan darat mengingat kebijakan dari PT KAI pun dirasa sangat mendukung.

“PT KAI menerapkan kebijakan one ticket one seat. Tingkat okupansi KA juga dibatasi hanya 100 %. Ini peluang besar bagi pelaku jasa angkutan bus untuk menarik para pemudik memilih bus,” ujarnya kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Apalagi, kata dia, saat ini jumlah armada bus tumbuh sebesar 5 % menjadi 7.439.256 armada. "Secara teknis kami sangat siap menghadapi lebaran ini,” sambungnya.

Masih menurut survei, akan ada sebanyak 1,2 juta penumpang yang mengambil jalur Selatan Jabar yakni rute dari Jabodetabek ke Tasikmalaya.

“Sementara yang memilih jalur Utara yakni Cirebon jumlah pemudik sebanyak 1,189 juta penumpang. Jalur Selatan menjadi favorit para pemudik. Untuk itu, pengusaha bus harus mempersiapkan armada lebih banyak ke jalur tersebut,” tutur Andriansyah.

Namun begitu, Andriansyah menghimbau para pengusaha bus untuk melakukan kampanye terkait keselamatan yang seringkali masih dikhawatirkan para pemudik. Menurutnya, masih banyak pemudik yang menilai terlalu berisiko jika menggunakan bus saat mudik.

“Agar tidak ada kekhawatiran soal keselamatan dalam menggunakan, para pengusaha harus meyakinkan para pemudik dengan kesiapan armada yang akan digunakan saat momen mudik nanti,” imbuhnya.

Selain itu, Organda juga memprediksi perputaran uang saat mudik lebaran di Jabar akan mencapai Rp 3,24 triliun. Perputaran uang ini menurutnya akan terjadi pda H-7 sampai H+7 lebaran.
(dyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Tiket Kereta Api...
Harga Tiket Kereta Api Jarak Jauh Naik 40%
KAI Tambah Kereta Jarak...
KAI Tambah Kereta Jarak Jauh, Ini Rincian Rute dan Jadwalnya
KA Lokal Daop I Jakarta...
KA Lokal Daop I Jakarta Masih Belum Operasi hingga 31 Juli 2020
5 KA Jarak Jauh Beroperasi...
5 KA Jarak Jauh Beroperasi dari Daop 1 Jakarta Mulai 3 Juli 2020, Ini Daftarnya
KAI Siapkan Protokol...
KAI Siapkan Protokol Khusus Hadapi Skenario New Normal
Waktu Perjalanan KA...
Waktu Perjalanan KA Akan Singkat dan Jadwal Keberangkatan Berubah, Awas Telat!
Berita Terkini
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
35 menit yang lalu
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
10 jam yang lalu
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
10 jam yang lalu
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
10 jam yang lalu
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
11 jam yang lalu
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
11 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved