Menkeu: Respon The Fed Tidak Setinggi Perkiraan

Selasa, 08 Juli 2014 - 13:59 WIB
Menkeu: Respon The Fed...
Menkeu: Respon The Fed Tidak Setinggi Perkiraan
A A A
JAKARTA - Data tenaga kerja di Amerika Serikat (AS) yang menunjukkan perbaikan, menjadikan akselarasi perekonomian di AS menjadi lebih pasti. Hal ini memungkinkan bank sentral AS atau Federal Reserve (The Fed) bisa menaikkan suku bunga acuannya (Fed Rate) lebih cepat dari yang diperkirakan.

Menanggapi hal itu, Menteri Keuangan (Menkeu) Chatib Basri mengatakan, pihaknya belum tau pasti bagaimana The Fed merespon perbaikan ini. Namun dirinya menduga, The Fed tidak akan merespon setinggi seperti yang diperkirakan.

"Responnya The Fed enggak akan setinggi seperti yang diperkirakan. Kayak di ECB (Bank Sentral Eropa) bahkan malah nerapin negatif interest rate," ujar dia di Gedung Nusantara II DPR RI, Jakarta, Selasa (8/7/2014).

Lebih lanjut dia mengatakan, The Fed diduga akan menaikkan suku bunga acuannya. Namun dirinya tidak bisa memperkirakan seberapa tinggi kenaikannya. Hal ini tergantung recovery globalnya.

Menurutnya, jika The Fed menaikkan suku bunga acuannya lebih cepat, hal ini akan berdampak pada terjadinya pengetatan terhadap industri keuangan.

"Karena mau enggak mau pengetatan akan terjadi, jadi tergantung juga eksternalnya. Sejauh ini inflasi oke. Growth juga segitu oke karena kita masih nomor dua tertinggi di antara G20," pungkas dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Klaim Pengangguran AS...
Klaim Pengangguran AS Ditaksir Capai 20 Juta Orang Imbas Corona
Ekonomi AS Diperkirakan...
Ekonomi AS Diperkirakan Mulai Pulih di Paruh Kedua 2020
Tujuh Kebijakan Ekonomi...
Tujuh Kebijakan Ekonomi yang Akan Diambil Joe Biden
Ekonomi AS Panas Dingin...
Ekonomi AS Panas Dingin Diterpa Panasnya Suasana Pemilihan Presiden
Wall Street Ditutup...
Wall Street Ditutup Jatuh Terseret Pelemahan Saham Keuangan
Aliran Modal Keluar...
Aliran Modal Keluar Terbesar dalam 40 Tahun, Bank-bank AS Kehilangan Rp7.003 Triliun
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
6 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
7 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
7 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
7 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
7 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
8 jam yang lalu
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved