Batavia Prosperindo Incar Rp75 miliar dari IPO

Selasa, 08 Juli 2014 - 14:12 WIB
Batavia Prosperindo...
Batavia Prosperindo Incar Rp75 miliar dari IPO
A A A
JAKARTA - PT Batavia Prosperindo Internasional Tbk (BPII) mengincar dana segar sebesar Rp75 miliar dari hasil mencatatkan saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Namun dana tersebut akan diberikan kepada Malacca karena separuh saham yang dilepas ke publik merupakan divestasi induk. Sehingga dana yang tersisa di Batavia sendiri adalah sebesar Rp37,5 miliar.

Direktur Utama BPII, Rudi Setiadi mengatakan, dari dana Rp37,5 miliar akan digunakan untuk pengembangan dua anak usaha dengan masing-masing Rp18,75 miliar atau 50% dari total yang diraih Batavia.

"Dua anak perusahaan itu kita biayai Batavia Prosperindo Sekuritas bergerak brokerate jasa perantara efek, nah modal kerjanya perlu untuk volume trading yang kedua untuk manajer investasi yaitu mendukung usaha dalam rangka meningkatkan produk-produk reksa dana," ucap Rudi di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (8/7/2014).

Rudi menambahkan, untuk produk reksa dana saat ini sudah banyak dan semuanya sudah ada seperti fix income, terproteksi. Namun dengan adanya penambahan modal, pihaknya dikabarkan akan meluncurkan produk reksa dana lagi.

"Reksa dana akan terus meluncurkan namun harus melihat perkembangan pasar, rencananya kita akan terus tingkatkan. Semuanya baik yang openendid, sama terproteksi," paparnya.

Sehingga pada tahun ini, lanjut Rudi, ditargetkan laba sekitar Rp28 miliar atau turun dari realisasi tahun lalu yang sebesar Rp32 miliar karena masih ada empat anak usaha.

"Sampai dengan Mei, laba kita sudah mencapai Rp15,5 miliar. Tahun lalu Rp32 miliar, dikarenakan masih ada dua anak usaha yang menggantung di Batavia Prosperindo," tukasnya.

Seperti diketahui, Batavia melepas 150 juta saham atau 29,18% modal ditempatkan dan disetor penuhnya. Sejumlah 75 juta saham yang akan dilempar ke publik merupakan saham milik PT Malacca Trust Limited dan selebihnya adalah penerbitan saham baru.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Belajar dari Kasus Influencer...
Belajar dari Kasus Influencer Keuangan, Patuhi Protokol untuk Memilih
Alokasikan Dana Liburan...
Alokasikan Dana Liburan dalam Instrumen Investasi yang Aman
Simak Baik-Baik! Tips...
Simak Baik-Baik! Tips Menabung Duit Pensiun Bagi Milenials
Mudik Lebaran 2021 Dilarang,...
Mudik Lebaran 2021 Dilarang, Alihkan Dananya ke Investasi Reksa Dana
Capek Kuliah Sambil...
Capek Kuliah Sambil Kerja, Yuk.. Bikin Uang Sakumu Aja yang Keringetan
Sucor Asset Management...
Sucor Asset Management Catatkan Total AUM Rp32,36 Triliun
Berita Terkini
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
33 menit yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
1 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
10 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
10 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
10 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
11 jam yang lalu
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved