Angkutan Logistik Kapal Laut Naik 30%

Rabu, 09 Juli 2014 - 17:07 WIB
Angkutan Logistik Kapal...
Angkutan Logistik Kapal Laut Naik 30%
A A A
SEMARANG - Pengiriman logistik menggunakan kapal laut diprediksi bakal mengalami kenaikan hingga 30% selama bulan Ramadan dan menjelang Lebaran. Peningkatan kiriman barang terjadi seiring meningkatnya produksi barang dari pabrik-pabrik dalam mengejar omzet pasar di momentum Lebaran.

“Pada awal Ramadan, biasanya sejumlah pabrik, khususnya makanan olahan seperti roti dan bahan minuman, serta produk tekstil menggenjot produksi untuk memenuhi kebutuhan pasar,” kata Ketua Indonesia National Ship Owners Association (INSA) Jawa Tengah, M Ridwan, Rabu (9/7/2014).

Jika dalam kondisi normal, rata-rata mencapai 240–250 kontainer. Dengan lonjakan momentum Lebaran ini, tidak akan ada penambahan kapal, karena masih bisa menampung lonjakan volume yang diperkirakan mencapai 30%.

“Tren peningkatan volume barang pabrik jelang Lebaran yang terjadi, selain untuk memenuhi kebutuhan pasar, sekaligus merupakan upaya perusahaan dalam mengantisipasi keterbatasan produksi. Ketika masa lebaran, pabrik-pabrik akan cukup lama meliburkan karyawan,” ujarnya.

Dia mengaku, dengan adanya lonjakan, maka pihaknya sudah berkoordinasi dengan otoritas pelabuhan Tanjung Emas khususnya Terminal Peti Kemas, untuk memperlancar bongkar muat, sehingga bisa mengantisipasi terjadinya penumpukan.

General Manajer Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS) Iwan Sabatini menyatakan, TPKS akan mencermati kegiatan bongkar muat terkait menjelang hari Idul Fitri.

Dia mengaku, saat ini yang terus mengalami peningkatan adalah pengiriman domestik, seiring dengan tingginya respons terhadap kebutuhan pengangkutan antar pulau dengan petikemas melewati Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. “Pengiriman domestik lebih didominasi bahan makanan yang akan dikirim ke antar pulau,” katanya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Prospek Menjanjikan,...
Prospek Menjanjikan, Jadi Pengusaha Logistik Tak Perlu Modal Besar
Teknologi Mentransformasi...
Teknologi Mentransformasi Ekspektasi Industri Logistik dengan Cepat
Pakar Sebut Logistik...
Pakar Sebut Logistik Indonesia Butuh Sistem Regulasi Jelas dan Terintegrasi
Pengusaha Logistik Pede...
Pengusaha Logistik Pede Bisnisnya Tembus Rp4.500 Triliun di 2024
Anak Usaha Trans Power...
Anak Usaha Trans Power Marine Kantongi Fasilitas Kredit Rp1 Triliun
Mantan Tukang Sapu di...
Mantan Tukang Sapu di Sarinah Jadi CEO Startup Kargo TrawlBens
Berita Terkini
Harga Emas Dunia Mendadak...
Harga Emas Dunia Mendadak Ambles Hari Ini! Investor Ramai-ramai Putar Haluan
32 menit yang lalu
1.500 Buruh Bakal Geruduk...
1.500 Buruh Bakal Geruduk Kemenkeu Desak Penghapusan Pajak JHT, Ini 4 Tuntutan Utama
1 jam yang lalu
SYAFIF 2026 di Banjarmasin,...
SYAFIF 2026 di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan
1 jam yang lalu
Pasar Mulai Cemas, Mata...
Pasar Mulai Cemas, Mata Uang Rupee India Kehabisan Napas justru Saat Dolar AS Lemah
2 jam yang lalu
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia per Juni 2026 Naik jadi USD145,6 Miliar
2 jam yang lalu
Istana Sebut Tarif Listrik...
Istana Sebut Tarif Listrik Harusnya Naik, tapi Daya Beli Jadi Prioritas
3 jam yang lalu
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved