KA Pekalongan Ekspres Bidik Pasar Wisata

Jum'at, 11 Juli 2014 - 16:47 WIB
KA Pekalongan Ekspres...
KA Pekalongan Ekspres Bidik Pasar Wisata
A A A
SEMARANG - PT KAI Daop IV Semarang optimis KA Pekalongan Ekpres bakal menjadi salah satu alternatif transportasi masyarkat di daerah Pekalongan, Batang dan Weleri, Kendal.

Daop IV meyakini pada awal peluncurannya mampu mencapai okupansi 60 persen untuk satu kali Jalan. Hal itu ditegaskan oleh Vice Presiden PT KAI Daop IV Semarang Wawan Ariyanto saat peluncuran KA Pekalongan Ekspres di Stasiun Tawang Semarang, Jumat (11/7/2014).

Wawan mengaku, diluncurkannya KA Pekalongan Ekspres untuk membuka pasar rute lokal, yang selama ini belum tergarap. Karena itu KA Pekalongan Ekspres yang menggunakan KA Idle Kamandaka tujuan Semarang-Purwokerto tersebut, diharapkan mampu menggairahkan pasar di kawasan pantura tersebut.

Selain itu, lanjut dia, KA Pekalongan Ekspres juga membidik pasar wisata, karena KA akan berhenti di stasiun Plabuan Batang, di mana stasiun tersebut cukup dekat dengan objek wisata pantai Plabuan yang terkenal keindahaanya tetapi belum digarap secara maksimal.

Karena itu, dengan dibukanya Jalur sampai ke stasiun Plabuan, pihaknya berharap dari pemerintah daerah Kabupaten Batang mampu mendorong dengan menggali potensi wisata yang ada.

KA Pekalongan Ekspres akan berhenti secara khusus selama enam menit untuk naik turun penumpang, dengan tujuan untuk mengakomodir masyarakat baik dari Semarang maupun Pekalongan yang hendak berwisata di pantai Plabuan.

"KA Pekalongan Ekspres akan berangkat dari Stasiun Tawang pukul 10.30, dan akan sampai stasiun Plabuan pukul 11.29, dan akan tiba lagi di stasiun Plabuan pukul 13.45 setelah dari Pekalongan. Jadi masyarkat tidak perlu menginap, setelah sekitar dua Jam menikmati Pantai bisa langsung pulang ke Semarang," terang Wawan.

Humas PT KAI Daop IV Semarang Suprapto menambahkan, KA Pekalongan Ekspres menggunakan lima gerbong KA Ekonomi AC, dengan kapasitas 530 penumpang. "Untuk harga tiketnya berkisar mulai Rp25 ribu sampai Rp40 ribu untuk tujuan Pekalongan," katanya.

Sementara, Pakar Transportasi Universitas Katolik (UNIKA) Soegijapranata Djoko Setijowarno mengaku, mengapresiasi langkah PT KAI yang membuka rute baru yang bertenti di stasiun Plabuan.

"30 tahun lalu sebenarnya sudah ada, tapi cuma akhir pekan. Kalau sekarang ada malah lebih bagus. Plabuan, bisa menjadi alternatif wisata pantai yang masih alami, sehinga pariwisata Batang bisa berkembang," tuturnya.

Dia melihat dengan dibukanya akses ke Plabuan, Pemkab Batang harus memiliki inisiatif untuk merancang wisata di Batang. Di sisi lain dengan adanya akses sampai ke pantai Plabuan, pemerintah Provinsi Jateng bisa memberikan subsidi tiket KA untuk Masyarkat. "Saya yakin ini akan menjadi daya tarik wisata di Batang," katanya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Tiket Kereta Api...
Harga Tiket Kereta Api Jarak Jauh Naik 40%
KAI Tambah Kereta Jarak...
KAI Tambah Kereta Jarak Jauh, Ini Rincian Rute dan Jadwalnya
KA Lokal Daop I Jakarta...
KA Lokal Daop I Jakarta Masih Belum Operasi hingga 31 Juli 2020
5 KA Jarak Jauh Beroperasi...
5 KA Jarak Jauh Beroperasi dari Daop 1 Jakarta Mulai 3 Juli 2020, Ini Daftarnya
KAI Siapkan Protokol...
KAI Siapkan Protokol Khusus Hadapi Skenario New Normal
Waktu Perjalanan KA...
Waktu Perjalanan KA Akan Singkat dan Jadwal Keberangkatan Berubah, Awas Telat!
Berita Terkini
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
20 menit yang lalu
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
57 menit yang lalu
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
1 jam yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
1 jam yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
4 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
4 jam yang lalu
Infografis
China Luncurkan AI Baru...
China Luncurkan AI Baru Manus, Pintar Analisis Pasar Saham
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved