Harga Daging Seharusnya Rp80 Ribu/Kg
Sabtu, 12 Juli 2014 - 15:43 WIB
Harga Daging Seharusnya Rp80 Ribu/Kg
A
A
A
SUBANG - Harga daging sapi di pasaran saat ini mulai mengalami penurunan. Sesuai dengan trennya, di pertengahan Ramadan harga daging akan turun dan kembali naik menjelang Lebaran.
Direktur Rumah Potong Hewan PT Bina Mentari Tunggal (KIBIF) Juan Permata Adoe mengatakan, seharusnya harga jual di pasar itu kisaran Rp80 ribu per kilogram (kg). Namun harga akan berbeda jika sudah sampai ke tangan pedagang lain.
"Jadi kalau menurut pengalaman saya, surveinya itu justru malah di pedagang yang di depan pasar. Kalau melihat yang di dalam, itu jatuhnya lebih murah. Sekarang pedagang di luar pasar, ambil dagingnya dari dalam, kemudian harganya dinaikkan, dan pembeli rata-rata membeli yang digelar di depan pasar. Sudah barang tentu harganya tinggi," ujar dia di Subang, Jawa Barat, Sabtu (12/7/2014).
Juan menjelaskan, di lingkungan RPH KIBIF memiliki pedagang yang biasa mengambil daging sapi untuk dijual. "Pedagang yang biasa beli di sini, kita jual di lapak itu harganya Rp68.000 per kg. Mereka jual diangka Rp80 ribu sampai Rp85 ribu per kg," ujarnya.
Dia mengungkapkan, ada satu hal yang dikeluhkan pedagang daging untuk saat ini. Yaitu pasokan jeroan impor.
"Jadi dengan banyaknya oval/jeroan yang masuk yang impor itu, harga dari oval mereka itu jatuhnya rendah. Nah untuk bulan puasa ini saja, rata-rata Rp300 ribu turunnya, itu untuk yang lokal," kata dia.
Ini yang menjadi keluhan pedagang daging selama musim puasa hingga Lebaran. Maka, lanjut dia, harus ada pengawasan khusus dari pemerintah terkait antisipasi masalah keragaman harga daging dan masuknya oval impor.
Direktur Rumah Potong Hewan PT Bina Mentari Tunggal (KIBIF) Juan Permata Adoe mengatakan, seharusnya harga jual di pasar itu kisaran Rp80 ribu per kilogram (kg). Namun harga akan berbeda jika sudah sampai ke tangan pedagang lain.
"Jadi kalau menurut pengalaman saya, surveinya itu justru malah di pedagang yang di depan pasar. Kalau melihat yang di dalam, itu jatuhnya lebih murah. Sekarang pedagang di luar pasar, ambil dagingnya dari dalam, kemudian harganya dinaikkan, dan pembeli rata-rata membeli yang digelar di depan pasar. Sudah barang tentu harganya tinggi," ujar dia di Subang, Jawa Barat, Sabtu (12/7/2014).
Juan menjelaskan, di lingkungan RPH KIBIF memiliki pedagang yang biasa mengambil daging sapi untuk dijual. "Pedagang yang biasa beli di sini, kita jual di lapak itu harganya Rp68.000 per kg. Mereka jual diangka Rp80 ribu sampai Rp85 ribu per kg," ujarnya.
Dia mengungkapkan, ada satu hal yang dikeluhkan pedagang daging untuk saat ini. Yaitu pasokan jeroan impor.
"Jadi dengan banyaknya oval/jeroan yang masuk yang impor itu, harga dari oval mereka itu jatuhnya rendah. Nah untuk bulan puasa ini saja, rata-rata Rp300 ribu turunnya, itu untuk yang lokal," kata dia.
Ini yang menjadi keluhan pedagang daging selama musim puasa hingga Lebaran. Maka, lanjut dia, harus ada pengawasan khusus dari pemerintah terkait antisipasi masalah keragaman harga daging dan masuknya oval impor.
(izz)
Lihat Juga :