Laju IHSG Dibayangi Profit Taking

Jum'at, 18 Juli 2014 - 08:40 WIB
Laju IHSG Dibayangi...
Laju IHSG Dibayangi Profit Taking
A A A
JAKARTA - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diprediksi masih akan dibayangi aksi ambil untung (profit taking), ditambah melemahnya bursa global akan mendorong pelemahan lanjutan.

Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada mengatakan, hanging man di bawah upper bollinger band (UBB). MACD mulai terbatas kenaikannya dengan histogram positif yang memendek. RSI, Stochastic, dan William’s %R berbalik turun.

“Aksi-aksi profit taking diperkirakan masih dapat berlanjut. Apalagi dengan laju bursa saham global yang berbalik melemah, sehingga berpeluang berimbas negatif pada IHSG,“ kata dia dalam risetnya, Jumat (18/7/2014).

Dia memperkirakan, IHSG akan berada pada rentang support 5.028-5.046 dan resisten pada rentang 5.100-5.150. Sementara IHSG kemarin sempat berada di sekitar target resisten 5.125-5.138, namun tidak bertahan dan menuju ke target support 5.050-5.085 seiring maraknya aksi jual.

“Seperti yang kami sampaikan sebelumnya, di mana meski masih ada sentimen positif yang berpotensi membuat IHSG melanjutkan kenaikannya, namun mulai adanya aksi-aksi profit taking dapat menahan potensi keberlanjutan tersebut,“ ujar dia.

IHSG pun bergerak melemah meski laju bursa saham Amerika Serikat (AS) dan Eropa bergerak positif. Melemahnya laju bursa saham Asia dimanfaatkan pelaku pasar untuk mengambil kesempatan profit taking.

Masih nett buy-nya asing dan mulai berbalik positifnya rupiah tidak menyurutkan pelaku pasar untuk profit taking. Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level tertinggi 5.136,78 di awal sesi 1 dan menyentuh level terendah 5.039,35 di mid sesi 1 dan berakhir di level 5.071,20.

Volume perdagangan dan nilai total transaksi turun. Investor asing mencatatkan nett buy dengan penurunan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Akhiri Pekan di Zona...
Akhiri Pekan di Zona Hijau, IHSG Ditutup Naik ke Level 6.072
IHSG Diramal Masih Lesu,...
IHSG Diramal Masih Lesu, Hari Ini Potensi di Kisaran 6.047-6.107
Menunggu Data Ekonomi...
Menunggu Data Ekonomi AS, IHSG Masih Berpeluang Menguat
IHSG Kebakaran, Saham...
IHSG 'Kebakaran', Saham Farmasi dan Telekomunikasi Tetap 'Adem'
IHSG Pekan Ini Diramal...
IHSG Pekan Ini Diramal Terkoreksi di 5.890-6.130, Simak Saran Analis
IHSG Diprediksi Kokoh...
IHSG Diprediksi Kokoh di Awal Pekan, Ini Beberapa Saham Pilihan
Berita Terkini
Babinsa Awasi Pajak...
Babinsa Awasi Pajak Bisa Picu Persepsi Negatif, DPR: Jangan Sampai Dianggap Mata-mata
1 jam yang lalu
Redam Perang Dagang...
Redam Perang Dagang dengan AS, China Usul Pangkas Tarif Rp535 triliun
4 jam yang lalu
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi...
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi Naik Tahun Ini, Semuanya di Pulau Jawa
7 jam yang lalu
PLN EPI Bidik Pasar...
PLN EPI Bidik Pasar Hidrogen Hijau untuk Industri dan Penerbangan
7 jam yang lalu
Hasil Panen Raya, Bulog...
Hasil Panen Raya, Bulog Pede Capai Target Pengadaan 4 Juta Ton Beras
8 jam yang lalu
Borong 20 Pesawat Boeing...
Borong 20 Pesawat Boeing Rp126 T, Taipan Filipina Selamatkan Maskapai Nasional dari Kebangkrutan
10 jam yang lalu
Infografis
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Kuartal I 2023 Tembus 5,03%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved