BPH Migas Diminta Kurangi Nozzle BBM Bersubsidi

Jum'at, 18 Juli 2014 - 16:58 WIB
BPH Migas Diminta Kurangi...
BPH Migas Diminta Kurangi Nozzle BBM Bersubsidi
A A A
JAKARTA - Pemerintah usai lebaran berencana mengurangi jumlah nozzle dispenser Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi pada seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berada di tol atau jalan bebas hambatan.

Dirjen Migas Kementerian ESDM, Edy Hermantoro menyebut telah menginstruksikan kepada Badan Pengatur Kegiatan Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) untuk mengganti jumlah nozzle dispenser SPBU di tol dengan BBM nonsubsidi. Langkah ini merupakan salah satu cara yang dilakukan pemerintah guna menekan konsumsi BBM bersubsidi.

"Jadi nozzle-nya yang di tol diganti dengan nozzle BBM non subsidi," kata Edy di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (18/7/2014).

Edy menyadari, kendaraan bermotor yang melewati jalan bebas hambatan merupakan masyarakat yang tergolong mampu. Untuk itu mekanisme pengurangan nozzel di tol merupakan hal yang tepat agar penyerapan BBM bersubsidi bisa tepat sasaran.

"Yang lewat tol tentu sudah punya kemampuan (orang mampu). Ini salah satu cara pemerintah agar BBM berusbidi bisa tepat sasaran," ujarnya.

BPH Migas mengaku siap menerapkan pengawasan terhadap pengurangan nozzle pada dispenser BBM bersubsidi di seluruh SPBU.

Penerapan kebijakan ini dinilai sebagai salah satu cara pemerintah untuk menekan konsumsi BBM bersubsidi di Tanah Air. Apalagi kuota BBM bersubsidi di 2014 telah terpangkas sebesar 2 juta kilo liter (kl) menjadi 46 juta kl.

Kepala BPH Migas, Adny Noorsaman Sommeng menuturkan, dalam waktu dekat pengurangan nozzle ini diawali di Jakarta Pusat. "Upaya ini diharapkan dapat menstimulus pengendalian penggunaan BBM bersubsidi," kata dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sejarah Baru, Erika...
Sejarah Baru, Erika Retnowati jadi Perempuan Pertama yang Pimpin BPH Migas
BPH Migas Setujui Ponpes...
BPH Migas Setujui Ponpes di Sumsel Miliki 6 Mini SPBU
BPH Migas Harap Kuota...
BPH Migas Harap Kuota BBM Subsidi Cukup Hingga Akhir Tahun
BPH Migas Dorong Percepatan...
BPH Migas Dorong Percepatan Realisasi Pembangunan Pipa Gas Bumi Cirebon-Semarang
Kepala BPH Migas dan...
Kepala BPH Migas dan Anggota Komisi VII DPR RI Kunjungi Bupati Batang dan KI Batang
BPH Migas Sosialisasikan...
BPH Migas Sosialisasikan Keputusan Kepala BPH Migas No. 04 Tahun 2020
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
4 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
4 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
4 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
6 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
6 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
6 jam yang lalu
Infografis
Ojol Dipastikan Dapat...
Ojol Dipastikan Dapat Subsidi BBM, Taksi Online Belum Jelas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved