Kurangi Nozzle BBM Bersubsidi Tak Perlu Payung Hukum

Jum'at, 18 Juli 2014 - 17:48 WIB
Kurangi Nozzle BBM Bersubsidi...
Kurangi Nozzle BBM Bersubsidi Tak Perlu Payung Hukum
A A A
JAKARTA - Pemerintah menegaskan upaya mengendalikan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dengan cara mengurangi jumlah nozzle di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di jalan bebas hambatan (tol) tidak perlu payung hukum khusus.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM Edy Hermantoro menuturkan, pelaksanaan ini akan sepenuhnya dijalankan oleh Badan Pengatur Kegiatan Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas). "Enggak perlu payung hukum. Nanti dikerjakan oleh BPH Migas langsung," ujarnya di Jakarta, Jumat (18/7/2014).

Menurutnya, dalam menjalankan mekanisme ini, BPH Migas bekerja sama dengan pelaku SPBU untuk mengurangi jumlah nozzle BBM bersubsidi dan menggantinya dengan BBM nonsubsidi.

Kerja sama dengan pemerintah daerah (Pemda) dinilai turut dilakukan agar efisiensi pengaturan pengurangan jumlah nozzle bisa optimal.

Dalam waktu dekat ini, pihaknya juga telah menginstruksikan PT Pertamina (Persero) menyediakan kantung-kantung penyediaan BBM nonsubsidi kemasan di sejumlah titik daerah yang sulit dijangkau masyarakat.

Penyediaan produk BBM ke masyarakat diharapkan tidak mengalami kendala pasokan. "Jadi Pertamina sediakan BBM nonsubsidi kemasan sehingga masyarakat bisa langsung isi ke kendaraannya. Ditaruh di luar SPBU atau di titik yang biasanya tak terjangkau masyarakat dalam mengisi bahan bakar," ujarnya.

Kuota BBM bersubsidi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) dipangkas 2 juta kilo liter (kl) dari 48 juta kl menjadi 46 juta kl. Pemangkasan ini lantaran beban belanja subsidi negara telah membengkak cukup signifikan.

Hal ini diperparah dengan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Sehingga upaya pemangkasan kuota BBM bersubsidi pun dilakukan pemerintah guna mengurangi beban APBN di 2014.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengamat: Subsidi Langsung...
Pengamat: Subsidi Langsung Jadi Solusi Masalah Penyaluran BBM
Kuota BBM Subsidi Tahun...
Kuota BBM Subsidi Tahun Depan Disepakati, Ini Rinciannya
Kasus Penyalahgunaan...
Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Bareskrim: Pelaku Tampung dari Sejumlah SPBU
Solar Subsidi di Natuna...
Solar Subsidi di Natuna Dinikmati Masyarakat Menengah ke Atas, Pengawasan Pertamina Dinilai Lemah
Kuota BBM Pertalite...
Kuota BBM Pertalite Menipis, Butuh Tambahan 6 Juta KL hingga Akhir 2022
Kuota BBM Pertalite...
Kuota BBM Pertalite Menipis, Tinggal Tersisa 4 Juta Kiloliter
Berita Terkini
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
7 menit yang lalu
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
34 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
54 menit yang lalu
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
1 jam yang lalu
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
2 jam yang lalu
PGE Raih Fasilitas Pendanaan...
PGE Raih Fasilitas Pendanaan USD75 Juta Percepat Proyek Panas Bumi
2 jam yang lalu
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved