IHSG Pekan Depan Diprediksi Berada di Level 4.938-5.211
Sabtu, 19 Juli 2014 - 19:31 WIB
IHSG Pekan Depan Diprediksi Berada di Level 4.938-5.211
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pekan depan diprediksi berada di kisaran support 4.938 dan resistance di level 5.211.
Analis MNC Sekuritas, Edwin Sembayang mengemukakan, akibat sentimen yang terjadi pada Pemilihan Umum Presiden (Pilpres), IHSG pada akhir pekan depan diproyeksikan mampu menembus angka 5.211.
"Kalau memang sudah selesai semua pengumuman, minggu depan IHSG akan tembus 5.211. Makanya saya lihat setelah Pilpres, siapapun Presidennya IHSG akan menguat," ujarnya kepada Sindonews, Sabtu (19/7/2014).
Dia mengatakan, faktor internal menguatnya IHSG pada pekan depan adalah karena market masih berpeluang naik, sebab secara teknikal pun naik. Selain itu, sentimen dan fundamental naik karena masih ada kelanjutan kenaikan Dowjones yang menguat, EDO 2% lebih, serta sentimen Pilpres.
Sementara faktor eksternal didukung oleh Wallstreet yang akan fokus pada dikeluarkannya laporan keuangan kuartal II/2014 oleh 72 emiten. Selain itu, data-data ekonomi yang akan dirilis minggu depan tidak terlalu berat.
"Wallstreet akan rilis mengenai CPI (consumer price index). Sepanjang minggu depan holst price index, existing homesell atau data penjualan rumah, purchasing management index (PMI) manufaktur, serta beberapa data yang akan drilis minggu depan itu. Dan, yang paling penting data mengenai penjualan pemesanan barang tahan lama," terangnya.
Menurut Edwin, peluang penguatan IHSG juga akan berimbas pada menguatnya saham MNC Group. Terlebih secara fundamental, saham MNC Group dipandang cukup bagus.
"Karena memang bagus (MNC Group), bagaimanapun juga investor akan melihat fundamental dari saham grup. Akan ada peluang reli," tandasnya.
(Baca: Sepanjang Pekan Ini IHSG Naik 54,41 poin)
Analis MNC Sekuritas, Edwin Sembayang mengemukakan, akibat sentimen yang terjadi pada Pemilihan Umum Presiden (Pilpres), IHSG pada akhir pekan depan diproyeksikan mampu menembus angka 5.211.
"Kalau memang sudah selesai semua pengumuman, minggu depan IHSG akan tembus 5.211. Makanya saya lihat setelah Pilpres, siapapun Presidennya IHSG akan menguat," ujarnya kepada Sindonews, Sabtu (19/7/2014).
Dia mengatakan, faktor internal menguatnya IHSG pada pekan depan adalah karena market masih berpeluang naik, sebab secara teknikal pun naik. Selain itu, sentimen dan fundamental naik karena masih ada kelanjutan kenaikan Dowjones yang menguat, EDO 2% lebih, serta sentimen Pilpres.
Sementara faktor eksternal didukung oleh Wallstreet yang akan fokus pada dikeluarkannya laporan keuangan kuartal II/2014 oleh 72 emiten. Selain itu, data-data ekonomi yang akan dirilis minggu depan tidak terlalu berat.
"Wallstreet akan rilis mengenai CPI (consumer price index). Sepanjang minggu depan holst price index, existing homesell atau data penjualan rumah, purchasing management index (PMI) manufaktur, serta beberapa data yang akan drilis minggu depan itu. Dan, yang paling penting data mengenai penjualan pemesanan barang tahan lama," terangnya.
Menurut Edwin, peluang penguatan IHSG juga akan berimbas pada menguatnya saham MNC Group. Terlebih secara fundamental, saham MNC Group dipandang cukup bagus.
"Karena memang bagus (MNC Group), bagaimanapun juga investor akan melihat fundamental dari saham grup. Akan ada peluang reli," tandasnya.
(Baca: Sepanjang Pekan Ini IHSG Naik 54,41 poin)
(dmd)
Lihat Juga :