IHSG Melemah, Saatnya Hunting Saham Fundamental Baik

Rabu, 23 Juli 2014 - 08:39 WIB
IHSG Melemah, Saatnya...
IHSG Melemah, Saatnya Hunting Saham Fundamental Baik
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ketiga pekan ini diprediksi berpotensi melanjutkan pelemahan. Namun, pelaku pasar bisa tetap memanfaatkan kondisi tersebut untuk mengoleksi saham-saham berfundamental baik.

Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada mengatakan, pola hammer di bawah upper bollinger band (UBB). MACD tertahan kenaikannya dengan histogram positif yang memendek. RSI, Stochastic, dan William’s %R berbalik turun.

“Respon negatif dan kekhawatiran akan penolakan salah satu pasangan capres masih mewarnai IHSG. Meski laju IHSG berpotensi melemah kembali, namun diharapkan pelaku pasar dapat lebih rasional dan dapat memanfaatkan pelemahan tersebut untuk hunting saham-saham yang berfundamental baik,“ kata dia dalam risetnya, Rabu (23/7/2014).

Dia memprediksi, IHSG hari ini akan berada pada rentang support 4.998-5.035 dan resisten pada rentang 5.130-5.168. Sementara laju IHSG kemarin sempat berada di kisaran target resisten 5.145-5.155, namun langsung terjerembab di bawah target support 5.098-5.118.

Menurut dia, harapan akan masih berlanjutnya kenaikan IHSG, terganggu dengan maraknya aksi
ambil untung (profit taking). Pada awalnya, dia melihat aksi profit taking di awal masih cukup wajar karena kondisi tersebut kurang lebih hampir sama dengan kondisi saat rilis kinerja emiten.

“Pada saat, pelaku pasar sudah mendapatkan rilis tersebut dan sesuai dengan ekspektasinya atau bahkan di atas estimasinya maka akan cenderung profit taking. Tidak ada lagi bahan yang dijadikan ekspektasi,“ ujarnya.

Sama halnya dengan IHSG, Reza menjelaskan, ketika terlihat indikasi akan menangnya salah satu pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres), pelaku pasar profit taking karena bahan ekspektasi tersebut akan terealisasi. Di sisi lain, jelang libur Lebaran juga biasanya cenderung melemah karena kebutuhan dana tunai dari pelaku pasar.

Tetapi, dengan adanya petisi yang dibuat salah satu pasangan capres dan cawapres yang menolak hasil Komisi Pemilihan Umum (KPU), maka menimbulkan kekhawatiran tersendiri, sehingga aksi jual kian kencang. Di akhir sesi, sempat terjadi pembelian, sehingga IHSG tidak terlalu anjlok dalam.

Untuk hari ini, sejumlah saham yang direkomendasikan untuk dicermati adalah saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG), dan PT Global Mediacom Tbk (BMTR).
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Akhiri Pekan di Zona...
Akhiri Pekan di Zona Hijau, IHSG Ditutup Naik ke Level 6.072
IHSG Diramal Masih Lesu,...
IHSG Diramal Masih Lesu, Hari Ini Potensi di Kisaran 6.047-6.107
Menunggu Data Ekonomi...
Menunggu Data Ekonomi AS, IHSG Masih Berpeluang Menguat
IHSG Kebakaran, Saham...
IHSG 'Kebakaran', Saham Farmasi dan Telekomunikasi Tetap 'Adem'
IHSG Pekan Ini Diramal...
IHSG Pekan Ini Diramal Terkoreksi di 5.890-6.130, Simak Saran Analis
IHSG Diprediksi Kokoh...
IHSG Diprediksi Kokoh di Awal Pekan, Ini Beberapa Saham Pilihan
Berita Terkini
Concord Industry Tegaskan...
Concord Industry Tegaskan Komitmen Perkuat Industri Keramik di Keramika 2026
4 menit yang lalu
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
37 menit yang lalu
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
1 jam yang lalu
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
2 jam yang lalu
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
4 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
7 jam yang lalu
Infografis
Noel Terjerat Rasuah,...
Noel Terjerat Rasuah, Saatnya Bersihkan Pejabat Serakah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved