Pemerintah Resmi Lakukan Pembatasan BBM Usai Lebaran

Rabu, 23 Juli 2014 - 17:16 WIB
Pemerintah Resmi Lakukan...
Pemerintah Resmi Lakukan Pembatasan BBM Usai Lebaran
A A A
BEKASI - Pemerintah resmi melakukan pembatasan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di setiap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di jalan tol pada Agustus 2014.

Sekretaris Badan Pengatur Hulu Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Umi Asngadah mengatakan, pembatasan BBM bersubsidi dilakukan dengan meniadakan nozzle (selang) pada dispenser SPBU. Maka pengguna kendaraan pribadi otomatis membeli BBM non subsidi.

"Cara ini merupakan salah satu upaya pengendalian yang kami lakukan agar kuota BBM subsidi tahun ini tidak melampaui 46 juta kiloliter," kata Umi saat melakukan kampanye penggunaan BBM non subsidi di jalan tol Jakarta-Cikampek di Km 19, Tambun, Bekasi, Rabu (23/7/2014).

Selain Umi, hadir dalam kampanye Direktur Gas Bumi BPH Migas Djoko Siswanto. Mereka memberikan cinderamata berupa kaos dan topi bagi pengguna BBM non subsidi. "Ini merupakan bentuk apresiasi kami kepada pengguna BBM non subsidi," katanya.

Umi menjelaskan, program kampanye ini menyasar 600 SPBU yang berada di Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur dan Bali. Target kampanye hari ini mencapai 72.000 kl dan disediakan 1.800 souvenir untuk setiap kendaraan yang mengisi 40 liter BBM non subsidi.

Terkait pembatasan BBM bersubsidi, BBM bersubsidi jenis premium merupakan BBM untuk masyarakat tidak mampu. Sedangkan di jalan tol yang membeli Premium pada umumnya kendaraan pribadi yang tergolong masyarakat mampu.

"Tapi untuk subsidi jenis Solar masih tersedia yang berada di jalan bebas hambatan karena pengguna Solar pada umumnya kendaraan niaga," tutur dia.

Pihaknya memastikan, penerapan pembatasan BBM bersubsidi jenis premium akan dilaksanakan pasca Lebaran. "Pengendalian itu dilakukan antara lain pada sisa enam bulan ke depan," ujarnya.

Djoko mengatakan, program kampanye penggunaan BBM non subsidi tidak berhenti hari ini. Pasalnya akan ada kampanye masif seperti melalui iklan di media cetak maupun elektronik yang langsung menjangkau masyarakat.

"Kampanye seperti ini tiap tahun kami adakan dan semakin masif bentuknya. Ada spanduk dan banner ucapan terima kasih dari kami," ucap Djoko.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengamat: Subsidi Langsung...
Pengamat: Subsidi Langsung Jadi Solusi Masalah Penyaluran BBM
Kuota BBM Subsidi Tahun...
Kuota BBM Subsidi Tahun Depan Disepakati, Ini Rinciannya
Kasus Penyalahgunaan...
Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Bareskrim: Pelaku Tampung dari Sejumlah SPBU
Solar Subsidi di Natuna...
Solar Subsidi di Natuna Dinikmati Masyarakat Menengah ke Atas, Pengawasan Pertamina Dinilai Lemah
Kuota BBM Pertalite...
Kuota BBM Pertalite Menipis, Butuh Tambahan 6 Juta KL hingga Akhir 2022
Kuota BBM Pertalite...
Kuota BBM Pertalite Menipis, Tinggal Tersisa 4 Juta Kiloliter
Berita Terkini
OSL Indonesia Bidik...
OSL Indonesia Bidik Antusiasme Investor Melalui Kompetisi Trading
1 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Lanjutkan...
IHSG Hari Ini Lanjutkan Penurunan, Dibuka Melemah ke 6.175
1 jam yang lalu
Perang Timur Tengah...
Perang Timur Tengah Paksa Bank Sentral Terus Sesuaikan Kebijakan Moneter
2 jam yang lalu
Naik 5,6%, SIG Catat...
Naik 5,6%, SIG Catat Penjualan 18,27 Juta Ton di Semester I 2026
2 jam yang lalu
Media Asing Soroti Mundurnya...
Media Asing Soroti Mundurnya Gubernur BI Perry Warjiyo, Uji Independensi Bank Indonesia
2 jam yang lalu
Perkuat Talenta Energi...
Perkuat Talenta Energi melalui Program GLOBE Berbasis AI, Pertamina Drilling Gandeng ELSA Business
11 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved