Kereta Api Wisata Diperkenalkan di Stasiun Bandung

Kamis, 24 Juli 2014 - 11:41 WIB
Kereta Api Wisata Diperkenalkan...
Kereta Api Wisata Diperkenalkan di Stasiun Bandung
A A A
BANDUNG - Direktur Komersial PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bambang Eko Martono memberangkatkan kereta wisata kelas premium di Stasiun Hall, Bandung, Kamis (24/7/2014) pagi. Kereta wisata baru yang akan dioperasikan tersebut adalah kereta Imperial dan Priority yang didesain khusus untuk memberikan kenyamanan dan keamanan lebih baik dari kereta regular.

“KA Wisata Imperial dan Priority ini melengkapi kereta wisata yang telah ada dan beroperasi sebelumnya yakni Kereta Nusantara, Kereta Bali, Kereta Toraja, Kereta Jawa, dan Kereta Sumatera,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (24/7/2014).

Dikatakan Bambang, fasilitas yang ditawarkan oleh kedua kereta wisata ini sama sekali berbeda dengan kereta biasa atau regular. Kereta Priority yang memiliki 2 unit, kata dia, memiliki kapasitas 28 tempat duduk yang dilengkapi dengan mini bar, karaoke, VIP toilet serta AVOD (Audio, Video On Demand).

Kereta Imperial yang juga terdiri dari 2 unit, didesain khusus untuk perjalanan jarak jauh. Di dalamnya, hanya tersedia 20 tempat duduk dengan kelengkapan reclining seat, sleeper seat, karaoke, dan VIP toilet.

“Para penumpang dijamin akan merasa nyaman menggunakan kereta wisata ini. Apalagi jalur KA dari Bandung yang melalui bagian Selatan Jabar ini menawarkan view pemandangan yang menarik,” katanya.

Kereta wisata Imperial sendiri melayani dua rute, yakni Bandung-Yogyakarta dengan tarif week day Rp16 juta/gerbong, sedangkan tarif week end Rp18 juta/gerbong. Rute lainnya yakni Bandung-Surabaya dengan tarif week day Rp20 juta/gerbong, sedangkan tarif week end Rp22 juta/gerbong.

Kereta wisata Priority juga melayani dua rute, yakni Bandung-Yogyakarta dengan tarif week day Rp22 juta/gerbong, sedangkan tarif week end Rp24 juta/gerbong. Rute lainnya yakni Bandung-Surabaya dengan tarif week day Rp28 juta/gerbong, sedangkan tarif week end Rp29 juta/gerbong.

“Kereta Imperial maupun Priority masih diperuntukkan bagi charteran. Tapi tidak menutup kemungkinan ke depannya bisa dibuka untuk perseorangan,” katanya.

Rencananya, PT KA akan menambah sekitar 3 unit kereta wisata lagi hingga akhir tahun ini. Dia menambahkan, kereta api wisata bisa menempel di seluruh relasi kereta reguler PT KA tergantung permintaan saja.

Adapun, dalam perjalanan pertamanya, kereta Imperial dan Priority memberangkatkan sekitar 53 wisatawan asing yang berasal dari Belanda dengan tujuan Yogyakarta.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Tiket Kereta Api...
Harga Tiket Kereta Api Jarak Jauh Naik 40%
KAI Tambah Kereta Jarak...
KAI Tambah Kereta Jarak Jauh, Ini Rincian Rute dan Jadwalnya
KA Lokal Daop I Jakarta...
KA Lokal Daop I Jakarta Masih Belum Operasi hingga 31 Juli 2020
5 KA Jarak Jauh Beroperasi...
5 KA Jarak Jauh Beroperasi dari Daop 1 Jakarta Mulai 3 Juli 2020, Ini Daftarnya
KAI Siapkan Protokol...
KAI Siapkan Protokol Khusus Hadapi Skenario New Normal
Waktu Perjalanan KA...
Waktu Perjalanan KA Akan Singkat dan Jadwal Keberangkatan Berubah, Awas Telat!
Berita Terkini
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
2 menit yang lalu
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
18 menit yang lalu
Pupuk Kaltim Dorong...
Pupuk Kaltim Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Beragam Program TJSL
54 menit yang lalu
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
1 jam yang lalu
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
1 jam yang lalu
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
2 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved