Harga Minyak Mentah Bervariasi

Jum'at, 25 Juli 2014 - 13:35 WIB
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Bervariasi
A A A
NEW YORK - Harga minyak mentah bervariasi meskipun data ekonomi di sejumlah negara utama, yaitu Amerika Serikat (AS), China dan Eropa positif karena para pedagang terus mengawasi krisis Ukraina dan ketegangan di Timur Tengah.

Berdasarkan data dari Bloomberg, Jumat (25/7/2014), kontrak berjangka AS, minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk September, turun 0,07% menjadi USD102 per barel dalam perdagangan di New York Mercantile Exchange.

Sementara minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman September naik 0,03% di angka USD107,07 per barel pada perdagangan di London.

"Tindakan harga datang dengan latar belakang berita yang kami pertimbangkan mendukung secara luas," kata Tim Evans dari Citi Futures, seperti dilansir dari AFP.

Departemen Tenaga Kerja melaporkan, klaim baru untuk manfaat asuransi pengangguran AS, tanda laju PHK untuk data pekan lalu jatuh ke posisi terendah dalam delapan tahun.

Raksasa perbankan HSBC mengatakan, indeks manajer pembelian (PMI) awal aktivitas manufaktur China, ekonomi terbesar kedua di dunia, naik menjadi 52,0 poin pada Juli, dari 50,7 poin di bulan sebelumnya, tertinggi dalam 18 bulan.

Di sisi lain, dalam survei yang dilakukan lembaga riset Markit, kondisi bisnis Zona Euro untuk blok 18 negara naik menjadi 54 poin pada Juli, dari 52,8 pada Juni.

"Bahkan, data mingguan klaim pengangguran terendah di AS sejak Februari 2006 tidak cukup untuk mengangkat minyak mentah ke wilayah positif. Setelah didukung geopolitik minyak mentah mengambil nafas," kata Matt Smith dari Schneider Electric.

Harga minyak telah meningkat setelah Amerika Serikat melaporkan penurunan besar persediaan minyak mentah yang menunjukkan permintaan kuat di konsumen terbesar dunia tersebut.

"Pasar terus memantau berita geopolitik. Kami tidak memperkirakan keuntungan (harga) berkelanjutan kecuali laporan muncul atas gangguan pasokan yang sebenarnya," ujar Andrey Kryuchenkov, analis di kelompok keuangan VTB Capital.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Turun Saat Badai Musim Dingin Bekukan Kilang AS
Berita Terkini
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
34 menit yang lalu
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
43 menit yang lalu
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
2 jam yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
3 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
4 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
4 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved