IHSG Diperkirakan Positif Didukung Rilis Inflasi
Selasa, 05 Agustus 2014 - 08:20 WIB
IHSG Diperkirakan Positif Didukung Rilis Inflasi
A
A
A
JAKARTA - Trust Securities memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan berada pada rentang support 5.045-5.095 dan resisten 5.125-5.135 pada perdagangan hari ini.
IHSG berpola bullish harami di middle bollinger band (MBB ). MACD cenderung mendatar dengan histogram positif yang memendek. RSI, Stochastic, dan William’s %R mencoba bertahan dari penurunan.
Analis Trust Securities Reza Priyambada mengatakan, laju IHSG mampu melawati kisaran target resisten 5.102-5.115 dan sempat turun ke target support 5.045-5.064.
"Sentimen negatif yang ada mampu dilalui IHSG, terutama didukung dengan rilis inflasi yang cukup stabil," jelas Reza dalam analisanya, Selasa (5/8/2014).
Reza menambahkan, namun demikian, meski IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan namun, aksi-aksi profit taking dari investor panikan perlu diwaspadai.
"Karena dapat menahan peluang penguatan tersebut dan imbas dari kondisi bursa saham global yang belum membaik," sebutnya.
Sebelumnya, laju IHSG sesuai dengan perkiraan yang dimana telah tuliskan, meski diharapkan dapat menguat terbatas, namun tetap mewaspadai imbas sell-off dari bursa saham global seiring kurang baiknya kondisi yang ada. Dan laju IHSG pun memang sempat melemah seiring masih jualannya sejumlah bursa saham Asia.
IHSG berpola bullish harami di middle bollinger band (MBB ). MACD cenderung mendatar dengan histogram positif yang memendek. RSI, Stochastic, dan William’s %R mencoba bertahan dari penurunan.
Analis Trust Securities Reza Priyambada mengatakan, laju IHSG mampu melawati kisaran target resisten 5.102-5.115 dan sempat turun ke target support 5.045-5.064.
"Sentimen negatif yang ada mampu dilalui IHSG, terutama didukung dengan rilis inflasi yang cukup stabil," jelas Reza dalam analisanya, Selasa (5/8/2014).
Reza menambahkan, namun demikian, meski IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan namun, aksi-aksi profit taking dari investor panikan perlu diwaspadai.
"Karena dapat menahan peluang penguatan tersebut dan imbas dari kondisi bursa saham global yang belum membaik," sebutnya.
Sebelumnya, laju IHSG sesuai dengan perkiraan yang dimana telah tuliskan, meski diharapkan dapat menguat terbatas, namun tetap mewaspadai imbas sell-off dari bursa saham global seiring kurang baiknya kondisi yang ada. Dan laju IHSG pun memang sempat melemah seiring masih jualannya sejumlah bursa saham Asia.
(gpr)
Lihat Juga :