Target Pertumbuhan Ekonomi 5,5% Sulit Tercapai

Selasa, 05 Agustus 2014 - 16:23 WIB
Target Pertumbuhan Ekonomi...
Target Pertumbuhan Ekonomi 5,5% Sulit Tercapai
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) baru saja merilis angka pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II/2014. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II/2014 hanya tumbuh sebesar 5,12%. Kondisi ini lebih rendah dari realisasi pertumbuhan ekonomi kuartal I/2014 yang sebesar 5,21% year on year (yoy).

Kepala BPS Suryamin mengatakan, dengan kondisi seperti ini target pertumbuhan ekonomi Indonesia 2014 yang sebesar 5,5% sulit tercapai. Oleh sebab itu, pemerintah harus menggenjot sektor industri serta mengurangi impor bahan baku agar target tersebut tercapai.

"Genjot industri, kurangi impor. Impor bahan baku dikurangi, produksi diolah aja bahan baku dalam negeri yang sektor pertanian. Jadi mengurangi impor, tingkatkan industri," ujar Suryamin di Kantor BPS, Jakarta, Selasa (5/7/2014).

Lebih anjut dia mengatakan, untuk mencapai target tersebut, industri kecil pun memiliki potensi yang besar dan dapat menyerap tenaga kerja lebih banyak.

"Yang mikro kecil punya potensi besar, jumlahnya 3,1 juta, sederhana-sederhananya terhadap lapangan kerja juga bisa memperluas. Bisa menyerap berapa itu, kalau ditingkatkan produktivitasnya mereka itu mengolah barang hasil pertanian yang ada di kita," jelasnya.

Terlebih, lanjut dia, pada kuartal IV/2014 akan terjadi musim hujan dan berpotensi menghambat sektor pertanian Indonesia. Oleh sebab itu para stakeholder perlu bekerja keras agar target tersebut tercapai.

"Ya harus kerja keras, tapi kan kondisinya pertanian musimnya kuartal IV/2014 kan biasanya musim hujan, harus kerja keras petaninya, sektor industri," tukas dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Kembali Dipangkas
BI Proyeksikan Ekonomi...
BI Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 4,7 Persen hingga 5,5 Persen di 2025
Prospek Bisnis Seiring...
Prospek Bisnis Seiring Pertumbuhan Ekonomi RI
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Berita Terkini
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
39 menit yang lalu
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
1 jam yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
1 jam yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
3 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
4 jam yang lalu
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
4 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved