Mendag Nilai Newmont Tidak Berniat Baik

Kamis, 07 Agustus 2014 - 14:45 WIB
Mendag Nilai Newmont...
Mendag Nilai Newmont Tidak Berniat Baik
A A A
JAKARTA - Proses Arbitrase antara PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) dan pemerintah Indonesia hingga saat ini masih terus berlanjut.

Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi mengungkapkan bahwa saat ini Newmont masih tetap membawa hal ini ke arbitrase dan pada saat bersamaan mereka juga ingin bernegosiasi, berbicara dengan pemerintah Indonesia.

"Semua ini kan ada eksekusi dari niat baik, pada saat bersamaan mereka mengancam dengan arbitrase," ujar Lutfi di Kemendag Jakarta, Kamis (7/8/2014).

Lutfi mengungkapkan bahwa pada saat bersamaan NNT ingin melakukan eksploitasi pada invesmentnya sekaligus ingin berbicara. Hal tersebut dinilai Lutfi tidak menunjukkan niat baik.

"Jadi, selama dia masih tetap melanjutkan proses atbitrase, kami tidak melihat dia mempunyai niat baik untuk menyelesaikan ini. Kalau kita lihat kasus Freeport, dengan komunikasi yang baik kita bisa menyelesaikan permasalahan dengan baik tanpa perlu arbitrase," ungkap dia.

Arbitrase, terang Mendag merupakan salah satu cara yang baik meski bukan yang terbaik karena dinilai tidak efisien dalam menyelesaikan masalah.

"Kita menunggu aksi dari Newmont, tapi kita tunjukkan pada dunia bahwa pemerintah Indonesia bagian dari pada kontrak kerja bisa mengilustrasikan kalau kita mempunyai niat baik," pungkas Lutfi.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gempa Berkekuatan M7,5...
Gempa Berkekuatan M7,5 Guncang Larantuka, Nusa Tenggara Timur
Freeport Bisa Lega,...
Freeport Bisa Lega, Permendag Ekspor Konsentrat Rampung Pekan Ini
Gempa M3,6 Guncang Lembata...
Gempa M3,6 Guncang Lembata Nusa Tenggara Timur
Gempa M5,8 Guncang Bima...
Gempa M5,8 Guncang Bima Nusa Tenggara Barat
Peduli Bencana NTT,...
Peduli Bencana NTT, Anies Posting Nomor Rekening Sejumlah Lembaga Kemanusiaan Pengumpul Donasi
Tambah Kapasitas Konsentrat,...
Tambah Kapasitas Konsentrat, Amman Mineral Anggarkan Rp23 Triliun
Berita Terkini
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
1 jam yang lalu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
1 jam yang lalu
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
2 jam yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
2 jam yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara yang Paling...
10 Negara yang Paling Tidak Dikenal, dari Nauru hingga Tuvalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved