Kemendag Pangkas 20% DOC untuk Jaga Harga Daging Ayam

Kamis, 07 Agustus 2014 - 15:45 WIB
Kemendag Pangkas 20%...
Kemendag Pangkas 20% DOC untuk Jaga Harga Daging Ayam
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan Muhamad Lutfi mengatakan, sampai hari ini harga daging ayam pasca Lebaran di pasaran relatif masih stabil. Untuk menjaga stabilitas harga tersebut, pihaknya memangkas 20% peranakan ayam (DOC) agar harga tidak melonjak naik.

"Pasokan DOC-nya sebenarnya dari minggu pertama puasa itu sudah kita potong 20%. Jadi artinya setelah Idul Fitri ini tidak terjun bebas harga daging ayamnya, kalau kita lihat di pasar-pasar masih stabil di antara Rp28.000-Rp31.000. Jadi inilah yang mau kita jaga," ujarnya di Kementrian Perdagangan, Kamis (7/8/2014).

Luthfi berencana akan mengadakan rapat minggu depan untuk memutuskan langkah strategis agar harga daging ayam tetap di kisaran harga Rp28.000-Rp31.000.

Dia juga mengatakan, di awal minggu setelah Lebaran sudah terlihat tren harga ayam akan terus menurun sampai 2-3 bulan.
"Biasanya terus turun sampe 2-3 bulan. kalau tidak salah tahun lalu sampe 22-25 ribu perkilo. jadi harganya sangat sulit untuk peternak mendapatkan kepastian harganya. Ini yang mau kita jaga," imbuhnya.

Selain itu, Lutfi memaparkan terjadi perbedaan harga yang cukup jauh antara harga daging ayam di wilayah Jawa Timur yang sebesar Rp14.000, sedangkan Jakarta Rp17.000.

"Jadi perbedaannya 3-4 ribu ini banyak sekali jadi. Tapi ini kan bagian dari komunikasi yang akan kita jaga bersama supaya semua bisa mendapatkan kepastian harga," tuturnya.

Lutfi menambahkan, pihaknya akan merapatkan daging ayam impor dalam waktu dekat. "Jadi kalau bahasanya dirapatkan, tapi sebenarnya itu supaya kita bisa tau supply dan demand dari harga telur dan harga daging ayam. Pokoknya kita mau jaga supaya harganya terus stabil," kata dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tak Perlu Khawatir Bakal...
Tak Perlu Khawatir Bakal Langka, Berikut 5 Olahan Daging Sapi yang Bisa Disimpan Lama
Siap-siap! RI Akan Impor...
Siap-siap! RI Akan Impor Daging Sapi dari Meksiko
Stok Daging Surplus,...
Stok Daging Surplus, Kementan: Mestinya Harga Tidak Naik
Pedagang Daging Masih...
Pedagang Daging Masih Ada yang Mogok, Jappdi Ungkap Alasannya
Pedagang Daging Pilih...
Pedagang Daging Pilih Mogok Jualan
5 Ide Olahan Daging...
5 Ide Olahan Daging Sapi Kurban yang Mudah Dibuat di Rumah, Praktis dan Lezat
Berita Terkini
Tak Ada Pergantian Menkeu,...
Tak Ada Pergantian Menkeu, Sentimen Pasar Berbalik Positif
29 menit yang lalu
Bea Cukai Gagalkan 8,9...
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Rp8,6 Miliar
47 menit yang lalu
Kinerja Tumbuh 21,17%,...
Kinerja Tumbuh 21,17%, Patra Logistik Catat Pendapatan Rp3,25 Triliun di 2025
1 jam yang lalu
Setelah Chatib Basri,...
Setelah Chatib Basri, Menkes Merapat ke Istana Temui Prabowo
1 jam yang lalu
Menko Yusril Beberkan...
Menko Yusril Beberkan Delapan Arahan Pelayanan Publik yang Bersih
2 jam yang lalu
BI Sangkal Cadangan...
BI Sangkal Cadangan Devisa Terkuras, Masih di Atas Standar IMF
2 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved